nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lalin Mulai Padat, Begini Pola Pengamanan Tol Trans Jawa

Taufik Budi, Jurnalis · Jum'at 21 Desember 2018 21:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 21 512 1994527 lalin-mulai-padat-begini-pola-pengamanan-tol-trans-jawa-jyOAypPduD.jpg (Foto: Taufik Budi/Okezone)

SEMARANG - Polda Jawa Tengah menyiapkan pola pengamanan di Tol Trans Jawa selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2019. Jalur bebas hambatan itu jadi favorit pengendara karena sejumlah ruas yang baru diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih gratis.

“Untuk pola pengamanan tol yang baru di wilayah Jawa Tengah ini, mulai masuk dari perbatasan Jabar-Jateng, Pejagan sampai ke Sragen,” ujar Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono di sela Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2018 di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Jumat (21/12/2018).

“Ada tiga cluster nanti yang akan kita bagi pengamanannya. Jadi cluster dari Brebes sampai ke Batang, kemudian Batang sampai ke Semarang, dan Semarang sampai ke Sragen,” tambah pria berpenampilan kalem tersebut.

Foto: Taufik Budi/Okezone

Jenderal bintang dua itu menambahkan, pola pengamanan jalur tol berada di bawah kendali Polda Jateng. “Karena itu melintas di beberapa polres, maka nanti pengamanannya kita kendalikan dari Polda,” ujarnya.

(Baca juga: Tol Jakarta-Surabaya Tersambung, Jokowi: Silakan Dicoba, Mumpung Masih Gratis)

Menurutnya terdapat 16.000 lebih polisi yang disiagakan untuk mengamankan Natal dan Tahun Baru. Mereka ditugaskan untuk mengamankan sejumlah tempat ibadah dan lokasi wisata, termasuk pengaturan lalu lintas.

Foto: Taufik Budi/Okezone

Tiga ruas tol Trans Jawa yang baru diresmikan Presiden Jokowi sudah mulai dipadati pengendara. Tiga ruas itu yakni Pemalang-Batang, Batang-Semarang, dan Salatiga-Kartasura. Pengoperasian jalan bebas hambatan itu semula diprediksi bisa mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur pantura hingga 40 persen.

“Kemarin kita bareng Pak Presiden meresmikan tol, itu 30-40% bisa menambah kelancaran. Namun kita tidak bisa begitu saja, karena masyarakat itu kalau ada yang baru pengen nyoba. Maka kemungkinan akan banyak yang mencoba,” tukas Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo yang turut hadir dalam apel.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini