JAKARTA - Dua anggota polisi yang menjadi korban penembakan kelompok terduga teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora di Sulawesi Tengah kondisinya mulai stabil pasca-menjalani operasi pengangkatan proyektil.
Kedua polisi tersebut masing-masing Bripka Andrew Maha Putra (Resmob Satgas 3 Tinombala) dan Bripda Baso (Sat Intelkam Polres Parigi Moutong (Parimo).
"Kondisi kesehatan kedua anggota pasca-operasi saat ini kondisinya stabil, dan perkembangan masih di RS Bhayangkara Polda Sulteng di Palu," kata Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo kepada Okezone di Jakarta, Selasa (1/1/2019).
Saat ini, empat Satuan Setingkat Peleton (SSP) gabungan dari jajaran Mabes Polri diterjunkan untuk membantu Polres Parigi Moutong (Parimo) untuk melakukan pengejaran terhadap kelompok teroris Ali Kalora Cs yang merupakan mantan anak buah gembong teroris, Santoso.
"Saat ini, Satgas Tinombala Polda Sulteng masih melakukan pengejaran kelompok Ali Kalora Cs," ujarnya.