Boni Hargens Nilai Prabowo-Sandi Akan Daur Ulang Orde Baru

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Jum'at 04 Januari 2019 16:23 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 04 605 2000022 boni-hargens-nilai-prabowo-sandi-akan-daur-ulang-orde-baru-lTG6ZNqmy6.jpg Direktur Lembaga Pemilih Indonesia Boni Hargens (kanan). (Foto : Arie Dwi Satrio/Okezone)

JAKARTA – Direktur ‎Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens menyebut pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, terindikasi mendaur ulang orde baru. Sebab, kata Boni, Prabowo-Sandi didukung ormas garis keras.

"Dukungan ormas garis keras, HTI, dan Cendana merupakan indikasi kuat bahwa Prabowo-Sandi akan mendaur ulang Orde Baru dalam varian yang lebih buruk," kata Boni saat menghadiri diskusi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (4/1/2019).

Menurut Boni, dukungan dari ormas garis keras dapat berimplikasi buruk bagi Indonesia. Bahkan, Boni mengatakan, Prabowo-Sandi akan menelurkan rezim yang lebih buruk dari Orde baru. "Lebih buruk karena ada perkawinan antara rezim otoriter dan pro khilafah," terangnya.

Prabowo-Sandiaga Gelar Konferensi Pers Bahas Isu Politik dan Ekonomi

Meskipun demikian, Boni melihat ada sisi positif dari kepemimpinan Prabowo-Sandi jika menang di kontestasi Pilpres 2019. Kata Boni, kepemimpinan Prabowo-Sandi diprediksi mampu membakar emosi rakyat untuk melawan musuh dari luar.

(Baca Juga : Prediksi Boni Hargens Jika Jokowi-Ma'ruf Amin Menang di Pilpres 2019)

"Meskipun, kepemimpinan itu akan cenderung mengabaikan adanya kehancuran karena kerusakan dari dalam. Dengan kata lain, kepemimpinan yang lahir nantinya adalah kepemimpinan yang keras, namun gagal melihat ke dalam," beber Boni.

(Baca Juga : PSI Anugerahi "Kebohongan Award" ke Prabowo, Sandi, dan Andi Arief)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini