nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Puluhan Rumah Warga Sukoharjo Rusak Disapu Puting Beliung

Agregasi Solopos, Jurnalis · Kamis 10 Januari 2019 15:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 10 512 2002612 puluhan-rumah-warga-sukoharjo-rusak-disapu-puting-beliung-UVW8u5vEWf.jpg Ilustrasi.

SOLO - Puting beliung menerjang empat desa tiga kecamatan di Kabupaten Sukoharjo, Rabu 9 Januari 2019 sore. Akibatnya puluhan rumah dilaporkan rusak ringan hingga berat. Bahkan satu unit mobil rusak tertimpa pohon.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, puting beliung itu terjadi sekitar Pukul 17.00 WIB.

Saat itu, tiba-tiba langit yang semula cerah mendadak menjadi mendung dan gelap. Tidak berapa lama kemudian turun hujan disertai angin puting beliung selama hampir lima menit.

Angin terus berputar-putar di langit empat desa di tiga kecamatan meliputi Desa Kedungwinong dan Nguter di Kecamatan Nguter, Desa Parangjoro di Kecamatan Grogol dan Desa Ngrombo di Kecamatan Baki. Kejadian ini menyebabkan genting rumah warga beterbangan.

Di Desa Nguter sebuah pohon tumbang dan menimpa rumah serta mobil yang tengah diparkir di halaman.

Begitu pula di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, puting beliung menyebabkan empat tiang listrik ambruk. Kondisi ini menyebabkan arus listrik terputus.

(Baca juga: Kesaksian Warga: Puting Beliung Cirebon Sangat Mengerikan)

"Saat itu sebenarnya hanya hujan rintik-rintik. Tapi angin terus berputar-putar. Anginnya sangat kencang sekali, kebetulan saat itu saya sedang di jalan dan melihat persis kejadiannya,” kata warga Grogol, Andi Setiawan.

Dia mengaku angin kencang menyapu genting rumah warga. Kemudian tak berselang lama hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Warga kemudian melapor ke Badan Pelaksana Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo. Tim BPBD yang menerima laporan langsung melakukan evakuasi dan bersama warga membersihkan sisa-sisa puing reruntuhan.

Puting beliung

Ilustrasi angin puting beliung.

Kepala BPBD Sukoharjo Sri Maryanto mengatakan, puting beliung menumbangkan belasan pohon dan puluhan rumah rusak ringan hingga berat.

"Begitu menerima laporan kami langsung melakukan berbagai langkah evakuasi pohon tumbang. Utamanya pohon tumbang yang menimpa rumah dan mobil milik warga," katanya.

Evakuasi dilakukan menggunakan gergaji mesin untuk memotong setiap bagian pohon. Evakuasi ini membutuhkan waktu yang cukup lama. Mengingat pohon tumpang dan menimpa rumah dan mobil.

Selain itu evakusi dilakukan terhadap pohon-pohon yang tumbang dan menutup akses jalan. Pohon tumbang tersebut langsung dibersihkan agar akses jalan terbuka dan bisa dilalui kendaraan.

"Kami juga melakukan koordinasi dengan PLN. Saat itu juga aliran listrik langsung dipadamkan," katanya.

Dia mengatakan sesuai perkiraan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) potensi hujan disertai angin kencang akan terus terjadi pada bulan ini.

Karena itu BPBD meminta warga mewaspadai ancaman bencana tersebut dengan tidak berteduh di bawah pohon dan baliho atau papan reklame saat hujan disertai angin kencang. "Perhatian lingkungan sekitar saat hujan dan angin kencang," pintanya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini