JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima pimpinan pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor se-Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/1/2019).
Kedatangan sayap dari ormas Nahdlatul Ulama (NU) itu, bermaksud ingin menyampaikan kondisi politik bangsa menjelang kontestasi Pemilu serentak 2019.
Baca juga: Kemlu Sesalkan Pernyataan Dubes Arab Saudi soal GP Ansor
Ketua Umum Pengurus Pusat GP Ansor Yaqut Cholil mengatakan, pertemuan GP Anshor dengan Presiden Jokowi untuk menyampaikan kondisi kebangsaan dalam perspektif GP Anshor yang berada di seluruh daerah.

Yaqut tidak merinci topik apa saja yang akan dibicarakannya nanti kepada Jokowi. Hanya saja, ia memastikan membahas kondisi politik kebangsaan bersama Jokowi.
Baca juga: Dubes Arab Saudi Tuding GP Ansor Organisasi Sesat, Ini Reaksi PBNU
"Tentu akan ke sana (politik), banyaklah soal pembangunan politik, tantangan bangsa ke depan," ucap Yaqut.
Lebih lanjut, Yaqut memastikan bahwa GP Ansor tidak memihak kepada capres-cawapres tertentu secara institusi.
Baca juga: Aktivis 98 Atma Jaya Dukung Ansor Cegah Disintegrasi Bangsa
"Kita memilih terbaik di antara dua kandidat, ini instruksi," papar Yaqut yang membebaskan anggotanya untuk memilih kandidat capres-cawapres.
Pertemuan tersebut berlangsung tertutup. Presiden Jokowi pun didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.
(Fakhri Rezy)