SEMARANG – Polisi menerjunkan satu peleton pasukan Brimob dan Sabhara untuk mengamankan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Solo, Jawa Tengah. Selain itu, polisi juga masih menyelidiki penyebab pasti kerusuhan antar-narapidana dan tahanan di Rutan tersebut.
“Enggak (ada tersangka). Jadi itu kan keributannya antara di dalam dan di luar, terprovokasi. Jadi pengunjung yang pada saat itu mengunjungi napi di sana terprovokasi, kemudian terjadi keributan,” kata Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono, Jumat (11/1/2019).
Baca juga: Kerusuhan di Rutan Solo Dipicu Teriakan Provokasi
“Sedangkan untuk penyebab keributan di Rutan masih dalam penanganan Polresta Solo,” tambah jenderal bintang dua tersebut.
Dirinya menyampaikan, kondisi keamanan Rutan saat ini sudah kondusif dan terkendali. Sebanyak 11 napi dan tahanan yang diduga menjadi pemicu kericuhan telah dipindahkan ke berbagai lokasi.
