nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Deretan Kasus Pembuangan Bayi Hasil Hubungan Terlarang Para Pelajar

Neneng Hasanah, Jurnalis · Sabtu 12 Januari 2019 20:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 12 337 2003567 deretan-kasus-pembuangan-bayi-hasil-hubungan-terlarang-para-pelajar-MZYaNgZlqZ.jpg Ilustrasi Mayat Bayi (Shutterstock)

JAKARTA – Buah hasil hubungan terlarang tak selalu dapat diterima di seluruh kalangan. Atas dasar malu, kerap kali banyak kasus penemuan bayi dibuang.

Salah satunya yang baru terjadi adalah, jasad bayi di toilet Puskesmas Kauman, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur pada Kamis malam 10 Januari 2019, telah menggemparkan warga sekitar. Bayi tersebut sengaja dibuang oleh seorang remaja putri yang hamil di luar nikah dan memutuskan untuk mengeluarkan bayinya di toilet puskesmas.

Saat ditemui, sang bayi sudah terbenam di dalam kloset, dengan posisi kaki di bawah dan setengah badannya masih di atas.

 Baca juga: 10 Fakta Mencengangkan Siswi SMA Buang Bayi ke Kloset, Nomor 9 Bikin Miris

Kasus di Tulungagung itu, telah menambah daftar penemuan bayi yang dibuang oleh seorang remaja akibat hamil di luar nikah. Berikut ini Okezone paparkan peristiwa yang terkait dengan hal tersebut yang dirangkum pada Sabtu (12/1/2019).

1. Siswi SMP Gunungkidul buang bayi ke pemakaman

Siswi SMP berinisial R (16) tega membuang bayinya ke kompleks pemakaman Desa Ngehopsari Kecamatan Semanu Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Bayi tersebut merupakan hasil hubungan terlarangnya bersama sang pacar berinisial Pr (20).

Setelah beberapa minggu pacaran, R diketahui hamil dan terus berusaha menggugurkan kandungannya. Alhasil, pada 11 Februari 2016, R alami sakit perut. Kemudian, pada Jumat 12 Februari 2016 dini hari melahirkan tanpa bantuan siapapun. Ia pun langsung menyekap sang bayi hingga meninggal. Lalu, dimasukkan ke dalam plastik dan kardus kemudian dibuang ke pemakaman. Beberapa hari setelah itu, tepat pada Sabtu 20 Februari 2016, petugas pemakaman menemukan jasad bayi tersebut.

 Baca juga: 6 Fakta di Balik Bentrokan Laskar Islam Vs Napi Kriminal di Rutan Solo

2. Pelajar SMP asal Kalbar buang bayi ke sungai

Pada Sabtu 25 Februari 2017 pukul 23.30 WIB, seorang pelajar kelas III SMP berinisial NR (15) melahirkan bayi tanpa bantuan ahli medis di kamarnya sendiri, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

 Bayi

Bayi tersebut merupakan hasil hubungan badan dengan pacarnya berinisial TG (18). Alhasil, setelah melahirkan, NR pun membuang bayinya ke sungai di depan rumahnya. Kemudian, pada 28 Februari 2018 seorang warga bernama Solihin menemukan jasad bayi dalam keadaan mengapung dan telentang.

Kasat Reskrim Polres Sambas, AKP Raden Real Mahendra pun menyatakan bahwa NR dipersangkakan Pasal 341 atau 342 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.

3. Siswi SMP Tangerang buang bayi di tanah kosong

Siswi SMP berinisial SR (16) nekat membuang seorang bayi di tanah kosong, Kampung Kebon Kelapa RT 05 RW 04, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Lantaran SR mengaku takut dan malu menanggung aib keluarga. Terlebih bayi tersebut merupakan hasil hubungan terlarangnya bersama seorang pria berinisial IL (24) yang sudah beristri.

 Baca juga: Hoaks Surat Suara Tercoblos Jadi Ajang Saling Lapor

"Kasus ini terungkap berawal dari laporan warga telah ditemukan seorang bayi perempuan yang baru dilahirkan di sebuah tanah kosong," kata Kapolsek Pasar Kemis, Kompol Kosasih, saat dikonfirmasi, Senin 24 April 2017.

Ia pun mengatakan bahwa SR dan IL dijerat dengan UU Perlindungan Anak Pasal 81 Ayat 2 ancaman hukuman maksimal 15 tahun.

4. Siswi SMA Wonosobo buang bayi di toilet Bandara Sepinggan

 

Seorang pelajar SMA berinisial ND (18) asal Wonosobo telah melahirkan sesosok bayi laki-laki di toilet wanita A2 Kedatangan Arrival Barat Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan pada Jumat 19 Oktober 2018 pukul 23.31 WITA. Saat diperiksa oleh Polres Balikpapan, remaja tersebut pun mengaku bahwa telah melahirkan di toilet bandara dan membiarkan bayinya di dalam kloset.

Saat ditemukan oleh Hasriani, petugas kebersihan bandara, kondisi bayi sudah tak bernyawa dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit TNI AU. Kemudian, jasad bayi tersebut dibawa ke RSUD Kanujoso Djatiwibowo untuk di visum.

 Baca juga; Peristiwa 8 Januari: Krisis Sandera Mapenduma Papua sampai Kelahiran Kiper Muda Indonesia

Kaset Reskrim Balikpapan AKP Makhfud Hidayat pun menyatakan, atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 306 KUHP Ayat (2) jo Pasal 307 KUHP tentang membuang anak di bawah sembilan tahun dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. Ditambah subsider 1/3 karena yang melakukan pembunuhan ibu kandungannya. Jadi, total ancaman hukumannya 12 tahun penjara.


5. Siswi SMA Tulungagung buang bayi di toilet puskemas

Pada Kamis 10 Januari 2019 pukul 18.45 WIB, seorang siswi SMA kelas X sebut saja Bidadari (16) ditemani kedua orang tuanya mendatangi Puskesmas Kauman, Tulungagung. Bidadari mengeluhkan rasa nyeri pada perut hingga tembus punggung. Saat itu, kondisi perutnya pun terlihat buncit. Setelah 2 jam diperiksa oleh perawat, ia pamit buang air besar ke toilet.

Lalu, saat Bidadari keluar dari toilet, kedua orangtunya terkejut karena sang putri bersimbah darah. Ketika perawat melihat ke dalam toilet, ditemui jasad bayi yang sudah terbenam di dalam kloset dengan posisi kaki di bawah dan setengah badannya masih di atas.

Setelah dilakukan autopsi, Kasatreskim Polres Tulungagung AKP Hendro Tri Wahyono mengatakan bahwa dalam tubuh bayi ditemukan beberapa luka bekas cekikan di leher dan pendarahan di perut. Cekikan membuat bayi mati lemas, sedangkan luka pendarahan di perut bayi diduga karena adanya paksaan sang ibu membenamkan bayi ke dalam kloset.

Hingga kini, polisi belum meminta keterangan dari pelaku karena kondisi pelaku masih lemah. Polisi baru memeriksa kedua orang tua pelaku dan perawat yang saat itu bertugas.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini