JAKARTA - Menjaga dan merawat makam pekerjaan bisa dibilang mulia. Namun, pekerjaan ini justru dimanfaatkan oleh segelintir oknum untuk mendapatkan uang tambahan dari ahli waris.
Fenomena pungutan liar (pungli) oleh petugas dan penjaga sering terjadi di beberapa Tempat Pemakaman Umum (TPU) di wilayah DKI Jakarta. Tetapi, mereka mengganti istilah pungli itu menjadi "uang capek" atas kerjanya merawat makam, khususnya pada mereka yang bukan petugas resmi.
Nurjen, salah satu petugas lepas di TPU Tanah Kusir. Sehari-hari dirinya membersihkan makam-makam yang sudah dititipkan oleh ahli waris kepadanya.
"Kalau saya sih biasa hanya merawat makam yang sudah dititipkan oleh ahli waris," kata Nurjen ketika berbincang dengan Okezone belum lama ini.
Harus diakui suasana TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, terlihat bersih dan sangat terawat. Hal ini mungkin dikarenakan banyak petugas pembersih makam, baik resmi ataupun tidak.