SOLO - Bayi bernama Azril yang masih berusia 17 bulan terdiagnosa menderita kelainan hati atau kolestasis.
Penyakit itu baru diketahui sejak usianya 26 hari, diawali dengan tanda perubahan kulit mata yang mulai menguning. Jalan satu-satunya untuk bisa menyembuhkan penyakit tersebut dengan melakukan operasi cangkok hati.
Orangtua Azril yakni Ngadiman dan Wahyuni, warga Dusun Sidorejo Rt 02 Rw 12, Desa Kaliboto Mojogedang ini merasakan kesulitan dana untuk membiayai pengobatan anaknya. Pendapatannya sebagai buruh hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
"Meski pengobatan ditanggung pemerintah melalui program KIS, namun ada beberapa obat yang harus beli sendiri," jelas Wahyuni, Senin (14/1/2019).
Menurutnya, Azril rutin kontrol ke RS dr. Sardjito setiap 2 minggu sekali. Sedangkan biaya kontrol dan membeli obat yang tidak ditanggung rumah sakit memberatkan mereka. Untuk biaya operasi memang ditanggung oleh pemerintah melalui KIS.