JAKARTA – PDI Perjuangan menanggapi serius pemaparan awal visi-misi dari paslon 02 Capres dan Cawapres Prabowo-Sandiaga Uno. Pasalnya, visi misi tersebut terkesan di luar konteks debat Pilpres.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, pembahasan soal HAM, Penegakan Hukum, Korupsi dan Terorisme malah membahas mengenai pangan dan air.
Baca juga: Visi Prabowo Hindari Korupsi, Jamin Kesejahteraan Penegak Hukum
“Apa yang disampailan sekedar kualifikasi hafalan, retorik, dan melupakan hal yang substansial terkait komitmen terhadap Hak Asasi Manusia. Nampak betul bagaimana visi misi tersebut lupa HAM,” ujarnya, Jakarta, Kamis (17/1/2018).
Menurutnya, dalam pemaparan 3 menit tersebut, Prabowo terlihat menyembunyikan persoalan HAM. Di mana prabowo, bicara kualitas kehidupan namun melupakan komitmen yang sangat penting.
Baca juga: Berdayakan Pakar Hukum Terbaik dan Sinkronisasi UU Cara Prabowo Selesaikan Masalah Hukum
“Agar di negara yang berdaulat ini, tidak boleh ada penghilangan paksa nyawa warga negara Indonesia mengingat tugas negara adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia,” ujarnya.
Dirinya berharap, debat melihat rekam jejak, program konkret dan gagasan masa depan untuk Indonesia Raya. “Kami bersyukur Pak Jokowi dan Kyai Maruf Amin tampil kalem,” ujarnya.
(Fakhri Rezy)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.