"Pemkot bersedia merubah namun tidak bisa saat ini karena pertanggungjawaban proyek harus selesai dahulu baru nanti ada perubahan," lanjutnya.
Sementara itu lanjut Endro permintaan Kyai Sobari selaku MUI dan juga Dandim Solo yang menghendaki agar garis persegi dan garis ke araj selatan diputus. "Sepertinya hari ini sudah dilakukan pengecatan (memutus garis)," lanjutnya.
Sementara itu Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo sebelumnya sudah menyampaikan menggambarkan salib. Di mana merupakan konsep Jawa di mana delapan arah mata angin mengelilingi Tugu Pemandengan.
Ditegaskan sejak awal penataan kawasan itu sejak awal tidak direncanakan untuk membuat simbol salib di tengah jalan. "Jika itu simbol salib, saya yang pertama kali protes. Tidak mungkin (salib) diletakkan di tengah jalan dan diinjak-injak oleh kendaraan yang melintas," tegasnya.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.