KENDARI - Ratusan warga Desa Tolala, Bahari, Lawaki dan Leleulu, Kecamatan Tolala, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra), mengungsi ke daerah ketinggian, karena mendapat kabar informasi wilayah mereka akah diterjang tsunami.
Bahkan sebagian warga sudah mengungsi menggunakan kendaraan menuju Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang merupakan kabupaten tetangga Kolaka Utara.
Informasi tsunami akan menerjang pesisir Pantai Tolala, diketahui warga setelah beredar di media sosial (medsos).
"Takut itu, apa namanya, tsunami. Memangnya ada terdengar (kabar tsunami) di sini," kata seorang warga Desa Bahari, Sukri, Minggu (20/1/2019).

Sebelumnya Badan Penanggunalan Bencana Daerah (BPBD) Kolaka Utara, telah mengonfirmasi, info tsunami yang beredar di media sosial adalah kabar bohong atau hoaks.
Gempa memang terjadi beberapa kali di Sultra. Namun BMKG menyatakan gempa tersebut jenis gempa bumi dangkal, akibat aktivitas sesar lawanopo.