nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kandang Berisi 2.000 Ayam Terseret Banjir Sulsel Viral

Herman Amiruddin, Jurnalis · Rabu 23 Januari 2019 15:43 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 23 609 2008342 kandang-berisi-2-000-ayam-terseret-banjir-sulsel-viral-ZYslhQ3IhC.jpg Viral kandang ayam terseret banjir di Sulsel (Foto: Herman Amiruddin)

MAKASSAR - Hujan deras yang mengguyur Sulawesi Selatan (Sulsel) mengakibatkan banjir di mana-mana. Bukan hanya orang, ayam pun ikut menjadi korban.

Seperti viralnya video banjir yang terjadi di Kabupaten Maros. Kandang ayam berukuran 32x8 meter hanyut terbawa banjir akibat meluapnya air di Bendungan Leko Pancing, Dusun Bonto Sunggu, Desa Pucuk, Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros, Selasa 22 Januari 2019.

Kepala Unit Perusahaan Suma Fam Ical Tonralipu mengatakan, kandang itu dihuni sekira 2.000 ekor ayam. "Ada 2.000 ekor ayam. Kejadiannya itu kemarin. Ayam dan kandangnya tidak ada yang tersisa. Mati semua dan kandang hancur terbawa arus," kata Ical kepada Okezone, Rabu (23/1/2019)

(Baca Juga: Viral Pemotor Beraksi di Flyover sambil Berdiri di Jok, Ulahnya Menuai Kecaman)

Posisi kandang, kata Ical, dekat dengan bendungan Lekopancing, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros. "Kalau saya bukan pemilik. Saya kebetulan salah satu di perusahaan kemitraan ayam broiler di Makassar. Lokasi kejadian adalah wilayah kerja saya pemilik namanya Amiruddin. Kejadiannya, diperkirakan siang," kata Ical membenarkan.

Dijelaskan Ical, ayam dalam kandang masih berumur 8 hari saat itu. Pemilik baru mengisi kandangnya. "Ayam yang di dalam berumur 8 hari. Kandang yang hanyut ini hanya bertetangga dengan kandang plasma saya," ungkapnya.

Sementara pemilik kandang ayam, Amiruddin (41) mengatakan, air saat itu semakin deras sekira pukul 09.00 Wita hingga menghanyutkan kandang dan ayamnya.

(Baca Juga: Viral Video Warga Tetap Dangdutan di Tengah Genangan Banjir)

Viral kandang ayam terseret banjir

Ia mengaku, selain berisi bibit ayam berjumlah 2.100 ekor di dalam kandang itu terdapat sejumlah barang-barang seperti dua unit pompa air besar serta pakan ayam. Akibat insiden ini, ia mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

"Kerugian ada ratusan juta karena bukan cuma ayam juga ada pakan yang digunakan untuk seminggu. Sama mesin pompa air," katanya.

Menurut pengakuan Amiruddin, ini kali pertama air naik hingga ke bendungan Lekopancing dan ke jalan dengan ketinggiannya mencapai lutut orang dewasa.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini