SOE - Selain kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), kasus anak gizi buruk juga meningkat di di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT. Saat ini RSUD setempat sedang merawat 8 orang anak.
Dokter spesialis anak di RSUD Soe, dr. Angelina Susanto, SPA, mengatakan, sesuai hasil pemeriksaan, pasien gizi buruk yang dirawat bukan bawaan sejak lahir, namun karena asupan gizi yang kurang.
“Orang tua pasien juga terbiasa membawa anak ke dokter saat kritis, selain itu pasien yang menderita gizi buruk karena kebanyakan dirawat oleh nenek yang tidak mengerti akan asupan gizi,” ujar Angelina.

Pihaknya memberikan layanan kesehatan semaksimal mungkin untuk mnyelamatkan pasien.
(Baca juga: Sudah Satu Bayi Meninggal Dunia karena Gizi Buruk di Tangsel)
Direktur RSUD Soe, dr. Karolina Tahun mengatakan, 8 penderita gizi buruk yang dirawat datang dengan kondisi memprihatinkan.
“Tadi baru satu anak masuk lagi dengan kondisi gizi buruk, jadi sudah 8 anak yang dirawat saat ini.” Ujarnya.
Pihak rumah sakit berharap orang tua pasien yang menderita gizi buruk segera dibawa ke puskesmas terdekat, atau rumah sakit guna mendapat perawatan secepatnya.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.