"Kalau misalnya mau main HP ya sama ibu atau ayah. Misalnya anak mau tahu sejarah perang Diponegoro. Berlangsung tahun berapa? Presiden Amerika ke-35 siapa? mungkin itu bisa dicari bersama," kata Seto kepada Okezone.
Pria yang karib disapa Kak Seto itu menilai, pemberian gadget terhadap anak usia dini tanpa pendampingan adalah keputusan keliru dari para orangtua di era millenial. Sebab, mereka belum pantas menerima perangkat elektronik yang bisa membuatnya berselancar tanpa batas (unlimited) di dunia maya.
"Kalau toh untuk tahap awal, HP sekadar untuk komunikasi saja. HP ya untuk telefon aja. Jadi, tidak usah yang terlalu canggih," ujar Kak Seto.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.