nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kebiasaan Tidur di Lantai, Harimau "Ayu" di Taman Rimba Jambi Mati

Azhari Sultan, Jurnalis · Minggu 27 Januari 2019 19:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 27 340 2010052 kebiasaan-tidur-di-lantai-harimau-ayu-di-taman-rimba-jambi-mati-IykG3CITWi.jpg Harimau Ayu mati karena sakit paru-paru (Foto: Azhari Sultan)

JAMBI - Warga Jambi saat ini dibuat bersedih. Pasalnya, penghuni Taman Satwa Taman Rimba Jambi, Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) bernama Ayu mati, Sabtu 26 Januari 2019.

Dari hasil diagnosa pihak dokter hewan Taman Rimbo, Harimau Sumatera berjenis kelamin betina tersebut disebabkan terserang penyakit paru-paru basah (Pneumonia).

Hal itu diakui Kepala UPTD Taman Rimba Jambi Taufik, kematian Ayu disebabkan kebiasaannya tidur di lantai yang terbuat dari semen. Walaupun pihaknya telah memberikan tempat tidur, baik di meja maupun di lantai yang telah dialasi oleh papan, namun hewan berkulit belang tersebut enggan menempatinya.

"Ini masalah perilaku, bahwa si Ayu ini cenderung tidur di lantai, walaupun kita sudah siapkan tempat tidur untuk Ayu," tegas Taufik, Minggu (27/1/2019).

(Baca Juga: Kisah Mashka, si Beruang Kesepian yang 'Ditolak' di Kampungnya)

Senada disampaikan dokter hewan di Taman Rimba Jambi, drh Tarmizi, kebiasaan ini yang menyebabkan Ayu terkena penyakit paru-paru basah. "Kalau kita lihat dari sistem perkandangannya, karena si Ayu terbiasa tidur di lantai. Jadi, si Ayu terkena paru-paru basah," katanya.

Kondisi Ayu yang berusia 8 tahun itu selalu dalam perawatan tim medis Taman Rimbo Jambi. Sehingga, tidak ada unsur kelalaian.

Harimau Ayu dimakamkan dengan cara dibakar 

Seperti yang diungkapkan Kepala BKSDA Jambi Rahmad Saleh, sebelum mati Ayu telah menjalani beberapa penanganan medis.

"Pada tanggal 16 Januari 2019, Ayu mengalami muntah tetapi masih cukup aktif bergerak. Pada tanggal 17 Januari 2019, kondisi Harimau Ayu tidak mau makan hingga menyebabkan kondisinya lemas," tuturnya.

(Baca Juga: Bawa Senpi Rakitan dan Parang, Pemburu Harimau Sumatera Diamankan

Melihat kondisinya semakin parah, tim medis melakukan pengambilan sampel darah Ayu untuk dilakukan uji Laboratorium Sriwijaya. "Dari hasil uji laboratorium tersebut, Harimau Ayu teridentifiksi terserang penyakit paru-paru basah (Pneumonia)," ungkapnya.

Setelah itu, dilakukan pemberian infuse, pemberian antibiotic, lasif dan vitamin terhadap Ayu. "Namun, pada tanggal 26 Januari 2019 pukul 00.53 WIB, Harimau Ayu dinyatakan mati yang didiagnosis disebabkan oleh Pneumonia," tutupnya.

Selanjutnya, bangkai harimau yang berasal anakan dari induk yang berasal dari Ragunan dengan berat badan sekitar 80 kg dimusnahkan dengan cara dibakar di dalam Tanam Rimba.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini