JAKARTA - Masyarakat Indonesia kebanyakan masih beranggapan dengan dilakukan pengasapan alias fogging maka wilayah tempat tinggalnya bakal terbebas dari nyamuk, terutama aedes aegypti penyebab penyakit demam berdarah dengue (DBD).
Padahal, asap tersebut hanya membunuh nyamuk dewasa, namun tidak bisa memberantas jentik nyamuknya.
Kepala Seksi Penyakit Menular, Tular Vektor dan Zoonotik Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta, Inda Mutiara mengimbau masyarakat untuk tidak terlena dengan kegiatan fogging sehingga jadi malas untuk memerhatikan tempat-tempat lembab di lingkungan tempat tinggal mereka.
"Jadi, meski fogging dilakukan, setelahnya masyarakat harus melakukan PSN 3M, dilakukan serentak dan rutin," ujar Inda kepada Okezone, Jumat, 1 Februari 2019 kemarin.