Romy Jelaskan Fakta Sebenarnya Terkait Doa Mbah Moen untuk Jokowi

Fahreza Rizky, Okezone · Sabtu 02 Februari 2019 19:15 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 02 605 2013018 romy-jelaskan-fakta-sebenarnya-terkait-doa-mbah-moen-untuk-jokowi-fhXs1HwBG6.jpg Ketum PPP Romahurmuziy

JAKARTA - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy meluruskan isu yang beredar pasca potongan video yang menunjukkan KH Maimoen Zubair (Mbah Moen) salah mengucap doa untuk Prabowo. Menurut Romy, Mbah Moen jelas mendukung Jokowi pada Pilpres 2019.

Romy mengatakan, Kiai Maimoen memang salah mengucap doa sabqul lisan. Terbukti, antara isi doa sebelumnya dan ucapan "Prabowo" tidak nyambung. Karena Kiai Maimoen melafalkan jelas "hadza rois (presiden ini) dan mendoakan untuk menjadi presiden kedua kalinya (marrah tsaniyah)".

"Jelas di sini, siapa yang dimaksud menjadi presiden kedua kalinya, tentu merujuk Pak Jokowi. Beliau saat ini menjadi presiden di periode pertama," ujar Romy kepada Okezone, Sabtu (2/2/2019).

Romy mengatakan, sebenarnya beredar juga video klarifikasi atau lanjutannya terkait kesalahan pengucapan doa tersebut. Namun, itu tidak pernah diedarkan oleh oknum pendukung paslon 02 Prabowo-Sandi.

"Sebenarnya, beredar juga video klarifikasinya atau lanjutannya yang tidak pernah diedarkan oleh para pendukung paslon 02, karena hobi mereka yang tukang motongin video dan framing media. Di video kedua, Mbah Moen menegaskan doanya ditujukan untuk Pak Jokowi. '... La Pak Prabowo Innama Pak Jokowi, Joko Widodo' (bukan Prabowo, melainkan Joko Widodo)," kata Romy.

(Baca Juga: PPP Sayangkan Video Doa Mbah Moen untuk Jokowi Dipotong)

"Ini juga menjadi jelas, bahwa doa yang tadi itu yang isinya mendoakan agar jadi presiden kedua kali itu untuk Jokowi bahkan ditegaskan dua kali dengan menyebut "Jokowi" dan "Joko widodo"," sambung dia.

Peristiwa kesalahan pengucapan doa tersebut terjadi dalam acara "Sarang Berdzikir untuk Indonesia Maju" yang dihadiri Presiden Joko Widodo. Dalam kesempatan itu Kiai Maimoen dan Jokowi duduk bersebelahan.

Romy melanjutkan, setelah acara resmi selesai, Jokowi diterima di kediaman Kiai Maimoen dan diajak sholat berjama'ah di kamar pribadinya. Hanya berempat, yakni Kiai Maimoen, Jokowi, putra Kiai Maimoen Majid Kamil dan dirinya sendiri. Sesudah jama'ah sholat maghrib, Kiai Maimoen meminta Jokowi dan dirinya meneruskan jama' ran qashar sholat Isya.

"Saya mendengar dengan seksama, Pak Jokowi mengimami saya dengan membaca surat Al-Humazah di raka'at pertama, dan surat Al-Quraisy di raka'at kedua. Seterusnya Kiai Maimoen langsung berdoa dan kami mengaminkan," ujar Romy.

Isi doa yang didaraskan Kiai Maimoen kurang lebih dalam bahasa Indonesia,yakni jadikanlah Jokowi sebagai pemimpin yang amanah, jadikanlah Jokowi sebagai pemimpin yang mampu membawa penduduk Muslim Indonesia beribadah dengan tuma'ninah, jadikanlah kepemimpinannya yang pertama berkah, dan jadikanlah ia terpilih untuk kedua kali (Arab-marrotain).

"Tentu saya tidak sepantasnya merekam doa tersebut karena begitu khusyu' Kiai Maimoen berdoa. Maka saya mohon izin untuk membuat vlog tentang ketegasan sikap Kiai Maimoen yang sudah tercermin dalam doa yang dipanjatkan sebelumnya. Saya sudah menduga akan ada gorengan yang dimainkan pendukung paslon 02 maka keberadaan vlog itu menjadi sangat penting," kata Romy.

Dia meminta kepada pihak yang memframing doa Kiai Maimoen seolah-olah mendoakan Prabowo untuk menghentikan aksi tersebut. Ia mengimbau agar kontestasi tidak diisi dengan manipulasi, kebohongan dan fitnah.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini