nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Tentara Filipina Tewas saat Bentrok dengan Militan Abu Sayyaf

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Minggu 03 Februari 2019 13:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 03 18 2013201 5-tentara-filipina-tewas-saat-bentrok-dengan-militan-abu-sayyaf-xtRgGxPAlx.jpg Kelompok Abu Sayyaf mengaku bertanggung jawab atas serangan bom gereja Katolik di Pulau Jolo, Filipina. Foto/Reuters

SULU – Lima prajurit militer Filipina tewas saat kontak senjata dengan militan Abu Sayyaf di sebuah pulau terpencil di selatan, kata militer Filipina, Sabtu (2/2/2019), Reuters melaporkan.

Tiga orang yang tewas lainnya berasal dari pihak Abu Sayyaf.

Bentrokan dengan lebih dari 100 anggota kelompok Abu Sayyaf itu pecah di Kota Patikul di Provinsi Sulu pada pukul 11:30 pagi, ketika para tentara memburu mereka yang ada di balik serangan gereja, pada Minggu (27/1), kata Kolonel Gerry Besana, juru bicara Komando Mindanao Barat.

Baca: ISIS Klaim Dalangi Serangan Bom Ganda di Filipina

Pemboman gereja di Sulu, yang menewaskan 22 orang dan melukai lebih dari 100 termasuk warga sipil dan tentara, merupakan serangan bunuh diri yang dilakukan oleh pasangan Indonesia, dengan bantuan kelompok Abu Sayyaf, kata Menteri Dalam Negeri Eduardo Ano, Jumat (1/2).

Foto/Reuters

Abu Sayyaf adalah organisasi militan yang dikenal sering melakukan penculikan dan aksi ekstremis dan telah menyatakan setia kepada ISIS. Provinsi Sulu, di kawasan Mindanao, dikenal sebagai kubu kuat kelompok itu.

Pertempuran di Patikul berlangsung selama hampir dua jam, kata Besana.

Darurat militer telah diberlakukan di Mindanao sejak para pejuang lokal dan asing yang berseragam serba hitam menyerbu Marawi City pada 2017 dan melancarkan serangan udara dan pertempuran darat selama lima bulan.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini