Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Elektabilitas Jokowi Turun di Jateng, TKN Tetap Semangat Raih 80 Persen Suara

Achmad Fardiansyah , Jurnalis-Minggu, 03 Februari 2019 |11:57 WIB
Elektabilitas Jokowi Turun di Jateng, TKN Tetap Semangat Raih 80 Persen Suara
Sekretaris Tim TKN Jokowi-KH Maruf, Hasto Kristyanto: Okezone/Fadel Prayoga
A
A
A

JAKARTA – Elektabilitas Joko Widodo berdasarkan survei internal mengalami penurunan sebesar 2 persen di Jawa Tengah. Hal ini disampaikan Jokowi saat bertemu Paguyuban Pengusaha Jawa Tengah (PPJT) di Semarang pada Sabtu 2 Februari 2019, meski ia tidak merinci elektabilitas dalam survei internal tersebut.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto mengatakan penurunan elektabilitas menjadi motivasi bagi para simpatisan pasangan calon 01.

"Ya itu memberikan semangat," katanya kepada wartawan, Minggu (3/2/2019).

Foto/Okezone

Hasto mengungkapkan, meski elektabilitas Jokowi turun, tetapi masih di atas 50 persen. Adapun target raihan suara di Jateng sebesar 80 persen.

Baca: Jokowi: Saya Tidak Pernah Takut Memutuskan Kebijakan Publik

Baca: Prabowo: Sekarang Banyak Pembatasan, Kalau Salah Nanti Disemprit

"Karena di dalam demokrasi ini kita harus menyiapkan berbagai opsi-opsi dan Jateng ditargetkan mencapai 80 persen, karena itulah indikasi turun 2 persen dari 67 jadi 65," ujarnya.

Foto/Okezone

Hasto meminta kepada seluruh simpatisan Jokowi-Ma’ruf untuk militan mengejar target yang telah dipasang.

"Maka semua harus bergerak bersama-sama, dan ini dalam rangka memberikan semangat tapi survei yang sebenarnya kami yang megang untuk Jateng menunjukkan kekuatan yang sangat solid mendukung Pak Jokowi," tuturnya.

(Rachmat Fahzry)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement