nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Awal Tahun 2019, 147 Warga Tangerang Terjangkit DBD

Anggun Tifani, Jurnalis · Senin 04 Februari 2019 16:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 04 338 2013650 awal-tahun-2019-147-warga-tangerang-terjangkit-dbd-2vuc0DeTtG.jpg Ilustrasi Pasien Demam Berdarah (Foto: Okezone)

TANGERANG - Sejak awal tahun 2019, wilayah Tangerang yang terus diguyur hujan, membuat penyebaran wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) semakin meningkat.

Tercatat berdasarkan data dari Dinas Kesehatan di wilayah Tangerang, pada awal tahun 2019 sebanyak 36 kasus di Kabupaten Tangerang yang terserang wabah DBD. Kemudian, untuk wilayah Kota Tangerang terdapat 21 kasus dan Kota Tangerang Selatan sebanyak 90 kasus.

Selain itu, wabah DBD yang sempat menyerang di wilayah Kabupaten Tangerang, dijadikan pelajaran bagi pemerintahan setempat agar hal tersebut tak kembali mewabah.

"Kita pernah masuk dalam kategori KLB dan jangan sampai itu terjadi lagi. Saat ini wabah DBD di Kabupaten Tangerang, masih dalam kondisi normal, namun curah hujan yang terus menerjang menjadi kewaspadaan bagi semua elemen masyarakat, sehingga pencegahan dini jauh lebih utama," ujar Zaki, Senin (4/2/2019).

Baca Juga: DBD Meluas di Tangerang Selatan, Sejumlah Warga Ciputat dan Serpong Mulai Terjangkit

Bupati Tangerang
(Foto: Bupati Tangerang Zaki Iskandar/Okezone)

Sebelumnya, pada tahun 2016 Kabupaten Tangerang sempat masuk kategori wilayah Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD. Kemudian, hal itu membuat Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar melakukan berbagai cara untuk segera mengantisipasi.

Zaki menjelaskan, pihaknya telah meminta, agar masyarakat meningkatkan langkah Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), serta budaya 3M dengan cara Menguras, Membersihkan dan Menimbun.

"Jangan dilakukan dengan fogging atau pengasapan, karena itu tidak ada efeknya. Tapi, kita tingkatkan kebersihan lingkungan," pesan Zaki.

Dalam penanganan pada pasien DBD, Bupati Zaki juga mengimbau agar, masyarakat segera membawa keluarga atau tetangga yang terserang DBD dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan dini.

Senada dengan Zaki, Walikota Tangerang juga turut mengimbau agar masyarakat Kota Tangerang juga mengantisipasi penyebaran DBD. Pihaknya pun telah menyebarkan surat edaran terkait antisipasi DBD.

"Kita sudah buat Surat Edaran ke seluruh camat dan lurah juga kader-kader posyandu untuk terus melakukan kegiatan 4M dan PSN. Kita ambil contoh, tidak meguras bak mandi seminggu sekali. Ini sebetulnya edukasi tapi banyak masyarakat belum memahami makanya kita kerahkan kader-kader untuk lebih intens sosialisasi lagi," ungkap Arief.

Baca Juga: Puluhan Warga Pamulang Tangsel Terkena DBD, 2 Meninggal Dunia

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini