5.200 Orang Ramaikan Creativepreneur Corner 2019 di 3 Kota

Risna Nur Rahayu, Okezone · Rabu 06 Februari 2019 13:41 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 06 1 2014344 5-200-orang-ramaikan-creativepreneur-corner-2019-di-3-kota-0bopkYULRH.jpg Foto: Creativepreneur Corner 2019

MAKASSAR - Event Creativepreneur Corner 2019 di Makassar, Sulawesi Selatan, berlangsung meriah. Ribuan orang memadati ballroom Hotel Four Points by Sheraton Makassar, tempat event berlangsung pada Sabtu 2 Februari 2019. Para peserta ini bahkan rela antre tiket sejak pagi hari.

Creativepreneur Corner 2019 di Makassar merupakan penutup setelah event serupa digelar di Medan dan Malang. Total peserta yang hadir di tiga kota mencapai 5.200 orang.

Di Makassar, penyelenggara menghadirkan pembicara Co-Founder CEO Kitabisa.com Alfatih timur, Founder of Sekolah Cikal Najeela Shihab, creativepreneur Raditya Dika dan Raffi Ahmad. Hadir juga Chairman of CT Corp Chairul Tanjung dan putrinya yang merupakan CEO Creativepreneur Event Creator, Putri Tanjung.

 creativepreneur

Timmy -panggilan Alfatih Timur- menjadi pembicara awal dalam event di Makassar tersebut. Dia berbagi cerita tentang bisnisnya Kitabisa.com. “Kitabisa.com adalah sebuah laman website berbasis crowdfunding yang merupakan wadah fundraising. Misi dari kitabisa.com adalah

menghubungkan orang baik dengan orang baik," akunya.

Seperti Timmy, Najeela Shihab juga bercerita mengenai Sekolah Cikal yang membesarkan namanya. Dia menggagas Sekolah Cikal karena keresahannya terhadap kondisi pendidikan di Indonesia, di antaranya akses jalan menuju sekolah yang susah dan kualitas tenaga pengajar yang buruk.

Dengan adanya Sekolah Cikal, siapapun bisa terlibat membantu meningkatkan pendidikan di Indonesia. “Semuanya gak perlu jadi guru, tapi kalian bisa jadi relawan untuk pendidikan, dengan menjadi apapun itu," tegasnya.

Sementara itu, Putri Tanjung memberikan semangat kepada para peserta yang hadir untuk menjadi pengusaha. Menurutnya, tekan dalam usaha tak mungkin bisa dihindarkan dan bisa melewatinya adalah kunci keberhasilan.

Terlahir sebagai anak pengusaha, tekanan juga ia alami. Umurnya yang masih belia membuat rekan bisnis terkadang memandang sebelah mata. “Pressure creates diamond. Memulai bisnis dimulai dari pressure," jelasnya.

Sang ayah, Chairul Tanjung pun mengingatkan para peserta untuk jangan takut akan kegagalan dalam menjalankan bisnis. "Kegagalan adalah barokah bukanlah sebuah hambatan karena dari kegagalan kita mendapatkan berupa value yaitu learning process untuk terus dan terus belajar," terang CT.

creativepreneur 

Dalam event tersebut, Raditya Dika berhasil membuat para peserta terpingkal-pingkal dengan materi stand up-nya. Suasana juga terasa hangat saat sesi tanya jawab yang berjalan santai namun penuh dengan inspirasi.

Setelah Raditya, giliran Raffi Ahmad bercerita mengenai perjalanannya menjadi seorang artis papan atas. "Gue gak mau jadi bintang, gue mau jadi langit. Karena langit gak pernah berganti mau itu sore, siang, pagi atau malam. Tapi bintang jika berganti pagi bintangnya udah hilang. Saya akan mencoba semuanya. Saya ingin menjadi langit dan menampung semua bintang-bintangnya," ujar Raffi berapi-api.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini