nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tangkap 5 Tersangka, Polres Bantul Sita 25 Ribu Pil Psikotropika

Kuntadi, Jurnalis · Jum'at 08 Februari 2019 22:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 08 510 2015486 tangkap-5-tersangka-polres-bantul-sita-25-ribu-pil-psikotropika-RMl34zm28T.jpg Polres Bantul tangkap 5 tersangka dengan menyita 25 ribu pil psikotropika. (Foto : Kuntadi)

BANTUL – Lima tersangka jaringan pengedar obat-obatan terlarang dibekuk Satuan Reserse dan Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bantul. Dari tangan tersangka, petugas menyita lebih dari 25.000 butir pil psikotropika ataupun obat daftar G.

Empat tersangka yang diamankan merupakan satu jaringan. Mereka adalah SH (35) warga Caturtunggal, Depok, Sleman; SP (32), ES (29), dan AF (19), warga Bangunharjo, Sewon, Bantul. Satu tersangka lainnya ialah AD (34), warga Tamanan, Banguntapan, Bantul.

Kasat Resnarkoba, AKP Andhyka Donny, mengatakan pengungkapan ini berawal dari adanya informasi di masyarakat jika di wilayah Sewon kerap terjadi transaksi dan peredaran barang-barang berbahaya jenisnya obat-obatan keras. Dari situlah petugas melakukan penyelidikan di lapangan. Hingga akhirnya pada 5 Februari kemarin, petugas mengamankan tiga tersangka SP, ES dan AF yang warga Bangunharjo, Sewon, Bantul yang masih satu kampung. Dari ketiga tersangka ini petugas menyita barang bukti 127 butir pil Trihexylphenidyl.

“Dari ketiga tersangka ini mengarah kepada keterlibatan SH,” ujar Andhika yang didampingi Kasubag Humas Polres Bantul AKP Sulistyaningsih.

ilustrasi

Dari informasi inilah petugas melakukan pengembangan dan akhirnya menangkap SH di rumahnya. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan 19 botol yang masing-masing berisi 1.000 butir atau secara keseluruhan ada 19.000 butir pil Trihexyphenidyl.

“SH ini belinya secara online, satu botol harganya Rp1 juta. Kemudian dijual dalam 10 butir seharga Rp35 ribu. Dari setiap botol ini mereka bisa mendapatkan keuntungan hingga lebih dari Rp3 juta,” tuturnya.

Untuk mempertanggunjawabkan perbuatannya, empat tersangka ini akan dijerat dengan pasal 196 UU No 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. Ancamannya pidana penjara paling lama sepuluh tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar.

(Baca Juga : Pengedar Sabu di Makassar Melawan, Polisi 'Hadiahi' Timah Panas)

Sementara tersangka AD ditangkap dengan barang bukti berupa Psikotropika jenis Alprazolam sebanyak 50 butir dan obat daftar G Trihexyphenidyl sebanyak 6.060 butir.

Tersangka AD dijerat dua pasal sekaligus, yakni pasal 62 UU RI Nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman hukumannya paling lama 5 tahun penjara dengan denda maksimal Rp 100 juta dan pasal 196 UU No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.

“Ancamannya pidana penjara paling lama sepuluh tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar,” katanya.

(Baca Juga : 'Surat Cinta' Polda Sumsel untuk Letto Cs yang Divonis Mati Gara-Gara Narkoba)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini