nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Viral Siswa Bully Guru, DPR: Penguatan Karakter dan Anak Didik Harus Dinomorsatukan

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis · Senin 11 Februari 2019 08:50 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 11 337 2016172 viral-siswa-bully-guru-dpr-penguatan-karakter-dan-anak-didik-harus-dinomorsatukan-Z39OSkQIrC.jpg Murid minta maaf ke guru yang dibully-nya. (Foto : Instagram/@makassar_iinfo)

JAKARTA – Viral video siswa SMP PGRI Wringinanom, Gresik Jawa Timur, yang mem-bully gurunya dengan menantangnya berkelahi. Untuk mencegah peristiwa serupa terulang kembali itu, penyelenggara pendidikan baik swasta maupun negeri diminta harus lebih memperhatikan pembentukan karakter dan akhlak peserta didik sehingga sekolah tak hanya terpaku pada kecerdasan.

"Penguatan karakter dan akhlak anak didik harus dinomorsatukan, karena pendidikan tidak hanya fokus pada kecerdasan anak didik saja," kata Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Reni Marlinawati, dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/2/2019).

Menurut dia, pihak sekolah memiliki tanggung jawab penuh dalam pembentukan karakter anak didik. Jika sekolah memiliki komitmen kuat dalam pembentukan karakter anak didik, Reni menyebutkan, peristiwa tersebut tidak bakal terjadi.

Murid bully guru (Foto: FB)

"Jika memang sekolah abai dalam pembentukan karakter, Dinas Pendidikan harus memberi atensi serius terhadap sekolah tersebut," ucap Reni.

Sementara itu, Reni menjelaskan, Dinas Pendidikan setempat harus mencari tahu penyebab siswa sehingga nekat menantang gurunya tersebut. “Harus dicari akar penyebabnya, mengapa siswa memiliki adab yang tak terpuji,” ucap Reni.

(Baca Juga : Soal Siswa Bully Gurunya, Dinas Pendidikan Gresik Lakukan Pertemuan Tertutup dengan Kedua Pihak)

Sekadar diketahui, viral video SMP PGRI Wringinanom, Gresik, Jawa Timur, yang mem-bully gurunya, Nur Kalim, dengan menantangnya berkelahi. Siswa itu menantang gurunya karena tidak terima dilarang merokok di dalam kelas. Sadar akan kesalahannya itu, siswa tersebut kemudian meminta maaf kepada sang gurunya.

“Dengan ini saya minta maaf, sekali lagi minta maaf atas perbuatan yang saya lakukan terhadap guru saya Bapak Nurkalin yang terjadi pada hari Sabtu tanggal 2 Februari 2019 sekira pukul 8 WIB di dalam kelas sewaktu jam pelajaran,” katanya, dalam posting-an di Instagram.

(Baca Juga :  Berlagak Gagah saat Bully Gurunya, Murid Ini Akhirnya Meringkuk Minta Maaf)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini