TKN Jokowi-Ma'ruf Amin Menjemput Suara hingga ke Philadelphia

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Selasa 12 Februari 2019 08:25 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 12 605 2016675 tkn-jokowi-ma-ruf-amin-menjemput-suara-hingga-ke-philadelphia-zP2WiQOzBQ.jpg Foto: Istimewa

JAKARTA - Perjalanan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin menjemput suara berlanjut ke Philadelphia, Amerika Serikat, Minggu (10/2/2019) waktu setempat. Sekitar 4.000 warga negara Indonesia di negara bagian tersebut disambangi konvoi TKN yang dipimpin Muhammad Lutfi, mantan Menteri Perdagangan Indonesia.

Dalam pertemuan di area McKean, South Philly tersebut, masyarakat Indonesia mengungkapkan kekhawatirannya menyalurkan suara dalam pilpres kali ini. “Tolong yakinkan kami yang Tionghoa dan Kristen ini, apakah keamanan kami akan terganggu bila memilih Pak Jokowi? Karena kami merasakan ancaman, kami takut nyoblos, Pak,” kata Aldo Siahaan, WNI yang telah lama menetap di Philadelphia.

Foto: Ist

Menanggapi pertanyaan tersebut, Muhammad Lutfi menjabarkan secara singkat sejarah penindakan keamanan di Indonesia di masa lalu yang menyebabkan banyak etnis Tionghoa lari dari Indonesia pada tahun 1998, juga bagaimana situasi pengamanan di Indonesia saat ini. Salah satu misi Nawacita dari pasangan calon nomor urut 01 ialah perlindungan bagi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga.

(Baca juga: Christine Hakim: Jokowi Mendekatkan yang Jauh)

Wakil Direktur Penggalangan Perempuan TKN Lathifa Al Anshori menambahkan, dalam strategi ‘Firehose of Falsehood’ atau ‘Selang Air Comberan’ yang digunakan oleh lawan politik Jokowi, segmen minoritas juga diganggu secara tidak sadar.

“Pemilu kali ini perang psikologi. Jadi tanpa disadari, sudah sejak lama Bapak dan Ibu dijejali informasi-informasi yang mampu melahirkan ketakutan tersebut,” ujarnya.

Menurut survey yang dirilis Denny JA, persentase pemilih Jokowi-Ma’ruf dari segmen minoritas mencapai 86,5%. “Karena jumlah pendukung yang tinggi di segmen ini, maka lawan politik sengaja ingin membuat bapak-ibu merasa terancam hingga tak ingin ke TPS supaya suara Pak Jokowi berkurang,” pungkasnya.

Keikutsertaan aktris legendaris Christine Hakim membuat masyarakat Indonesia di Philadelphia histeris dan bersuka cita. Agenda pertemuan yang berlangsung di hari minggu ini ditutup dengan menyanyikan lagu ‘Tanah Airku’ dan ‘Indonesia Pusaka’ yang menimbulkan haru di antara diaspora Indonesia di Amerika Serikat.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini