Christine Hakim: Jokowi Mendekatkan yang Jauh

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 12 Februari 2019 08:21 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 12 605 2016673 christine-hakim-jokowi-mendekatkan-yang-jauh-lOR88i8f3I.jpg Christine Hakim saat berdialog dengan WNI di South Philly, Philadelphia, Amerika Serikat. (Foto: Ist)

JAKARTA – Pesan kebhinekaan disampaikan langsung oleh Christine Hakim dalam pertemuan dengan warga negara Indonesia pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin di South Philly, Philadelphia, Amerika Serikat. Ia mengatakan, WNI di luar negeri diharapkan berperan aktif dalam pemilu ini.

"Karena Jokowi, yang jauh menjadi dekat. Jokowi menjadi benang merah yang menyatukan kita. Merajut masa depan bersama untuk Indonesia lebih baik, Indonesia Maju," ungkap Christine Hakim, Minggu 10 Februari 2019 waktu setempat.

Pertemuan selama tiga jam ini berlangsung hangat. WNI setempat mengungkapkan kegundahannya terhadap kinerja Panitia Pemilu Luar Negeri (PPLN) di Amerika Serikat.

Saat ini ada 500–600 WNI di Philadelphia yang belum mendapat konfirmasi masuk Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Hasil Luar Negeri (DPTHPLN). Satu orang sudah mendapat surat klarifikasi, sementara beberapa yang lainnya tidak.

Warga mulai gelisah akan terjadi kecurangan. Pasalnya pada Pilpres 2014, pemilih Jokowi-Jusuf Kalla di Pantai Timur Amerika Serikat mencapai 93 persen. Mereka mengharapkan kejelasan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam mengurus daftar pemilih.

Rombongan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin yang datang pada Minggu sore lalu terdiri dari mantan menteri perdagangan Muhammad Lutfi, aktris legendaris Christine Hakim dan Wakil Direktur Penggalangan Pemilih Perempuan Lathifa al Anshori.

Di akhir sesi, Christine Hakim menanggapi masalah semakin tingginya intoleransi di Indonesia. "Urusan kita sama Tuhan itu urusan kita masing-masing. Tapi masalah kebinekaan itu harus kita jaga bersama-sama," ucapnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini