nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kota di Prancis Berlakukan Larangan Menggonggong bagi Anjing

Thasyanur Azizah, Jurnalis · Kamis 14 Februari 2019 09:46 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 14 18 2017731 kota-di-prancis-berlakukan-larangan-menggonggong-bagi-anjing-KjpwPx90gO.jpg Ilustrasi.

FEUQUIERES - Wali kota sebuah kota kecil di utara Prancis telah mengeluarkan larangan bagi anjing untuk tidak menggonggong dengan berlebihan sebagai upaya mengurangi polusi suara.

Diberitakan BBC, Kamis (14/2/2019), Sejak Senin, 11 Februari, warga Kota Feuquières akan dikenakan denda hingga 68 euro (Rp 1 juta) jika anjing yang mereka miliki "menggonggong berkepanjangan atau berulang-ulang".

Menurut Wali Kota Feuquières, Jean-Pierre Estienne, larangan diberlakukan sebagai respons pemerintah atas laporan mengenai anjing terus menggonggong siang dan malam sehingga menciptakan “situasi yang tak tertahankan” di desa itu.

Sebelumnya, para penduduk desa membuat petisi yang berisi keluhan terhadap seorang perempuan yang dikabarkan tidak melakukan apa pun untuk mengendalikan anjing-anjing miliknya. Gonggongan anjing-anjing itu menimbulkan kekesalan penduduk setempat.

“Dia punya banyak anjing, beberapa di antaranya anjing yang besar,” kata Estienne. “Kami telah melakukan beberapa upaya untuk melakukan dialog dengannya, tetapi tidak berhasil.”

“Jika saya mengambil keputusan ini, itu karena kami tidak menemukan jalan keluar. Saya tidak bisa duduk diam,” lanjutnya.

Peraturan baru yang telah disahkan oleh dewan setempat pada awal Februari itu melarang anjing-anjing ditinggalkan di daerah tertutup tanpa pemilik di dekatnya untuk mencegah mereka "menggonggong berkepanjangan atau terus menerus".

Anjing-anjing dengan suara nyaring juga harus tidak boleh dibiarkan keluar jika perilaku mereka "mengganggu istirahat atau waktu bersantai " dari 1.400 penduduk Feuquières.

Pemilik anjing yang melakukan pelanggaran akan menerima denda untuk setiap pengaduan yang dilakukan terhadap mereka.

Wali kota Estienne menegaskan bahwa pemerintah kota tidak bermaksud melarang adanya anjing.

"Kota tidak menentang anjing, tetapi ketika Anda memutuskan untuk memilikinya, Anda harus mendidik mereka."

Namun, keputusan itu telah dikritik oleh para aktivis hak-hak hewan.

"Jika anjing punya mulut, itu supaya mereka bisa menggonggong," ucap Presiden Asosiasi Pertahanan Hak-Hak Hewan, Stéphane Lamart kepada surat kabar setempat, Le Monde.

Lamart mengatakan dia berencana mengajukan banding dengan pengadilan setempat. "Saya belum pernah anjing menggonggong dari pagi hingga malam," katanya.

Ini bukan pertama kalinya pihak berwenang Prancis mencoba meredam suara anjing.

Pada 2012, Sainte-Foy-la-Grande di barat daya Prancis merilis larangan anjing menggonggong berlebihan yang dapat mengganggu "ketertiban umum".

Menggonggong adalah bentuk komunikasi bagi sebagian besar ras anjing.

Banyak alasan yang menyebabkan anjing menggonggong. Bisa karena ingin mendapatkan perhatian, menangkis bahaya yang dirasakan, atau mengungkapkan kecemasan.

Sementara tingkat kebisingan dari gonggongan tersebut bervariasi, terkadang bisa mencapai 100 dB yang lebih keras dari suara mesin pabrik.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini