nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jajakan Pelajar SMA ke Pria Hidung Belang, Mahasiswi di Tanjungpinang Diringkus Polisi

Muhammad Bunga Ashab, Jurnalis · Jum'at 15 Februari 2019 17:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 15 340 2018485 jajakan-pelajar-sma-ke-pria-hidung-belang-mahasiswi-di-tanjungpinang-diringkus-polisi-rre6suZK6D.jpg Marsabela saat dibawa ke kantor polisi. (Foto: M Bunga Ashab/Okezone)

TANJUNGPINANG - Marsabela (19), seorang mahasiswi sekaligus muncikari pelajar SMA berinisial AA (17), ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanjungpinang di Hotel BBR, Jalan Pantai Impian, Rabu 13 Februari 2019 malam. Marsabela menjajakan korban kepada Hasan (41), dengan bayaran Rp1 juta untuk melayani nafsu bejat pelaku.

Kasatreskrim Porles Tanjungpinang, AKP Efendri Alie membenarkan penangkapan terhadap Marsbela dan Hasan. Penangkapan kedua pelaku berdasarkan laporan orang tua korban berinisial M. Ayah korban tidak terima anaknya dijual kepada pria hidung belang, sehingga melaporkannya ke Polres Tanjungpinang.

"Korban diminta melayani seorang lelaki di dalam hotel di Tanjungpinang. Orang tua korban tahu kejadian itu dari pacar korban," kata Alie di Mapolres Tanjungpinang, Jumat (15/2/2019).

Foto: M Bunga Ashab/Okezone

Selama ini pelaku sudah beberapa kali menawarkan perempuan kepada Hasan yang sudah dikenalnya sejak lama. Marsabela menawarkan korban kepada Hasan melalui WhatsApp. Setelah itu, Hasan menunggu korban di dalam kamar hotel setelah janjian dengan Marsabela. Selanjutnya, Marsabela menunggu korban di sekitar hotel saat melayani Hasan.

(Baca juga: Disewa 2 Jam, PSK Ini Malah Diminta Bantu-Bantu Pindahan Rumah)

"Pengakuan tersangka, sudah tiga kali menawarkan perempuan kepada Hasan. Korban ditawarkan lewat WhatsApp," ujar dia.

Korban diupah Rp1 juta untuk melayani pelaku. Dari hasil pemeriksaan pteugas, korban sendiri baru pertama kali dijajakan tersangka. "(Marsabela) mendapat uang jasa sebesar Rp200 ribu. Untuk lebih jelas kasusnya masih dalam penyelidikan," ujar Alie.

Saat ini Marsabela dan Hasan sudah ditahan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pihaknya masih mencari tahu apakah masih ada korban lain yang telah dijajakan tersangka. Dalam kasus ini polisi menyita barang bukti berupa satu helai baju, celana, pakaian dalam wanita, dan celana dalam.

"Kedua tersangka sudah kita tahan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Kita masih cari tahu apakah masih ada korban lainnya," ujar dia.

Atas perbuatannya, kedua pelaku diduga melanggar Pasal 81 UU RI No 17/2016 tentang penetapan peraturan pemeintah pengganti UU No 1/2016 tentang perubahan kedua UU RI No 23/2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 56 KUHP. "Kedua tersangka terancam paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara," imbuhnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini