nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kunjungi Kampung Nelayan, Jokowi Janji Bangun Tol dan Rel Kereta Api di Bengkulu

Demon Fajri, Jurnalis · Jum'at 15 Februari 2019 18:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 15 340 2018523 kunjungi-kampung-nelayan-jokowi-janji-bangun-tol-dan-rel-kereta-api-di-bengkulu-uwtqtEsca0.jpg Presiden Jokowi di Bengkulu (Demon/Okezone)

BENGKULU - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pemerintah segera membangun jalan tol di Bengkulu sebagai bagian dari proyek strategis nasional (PSN) 2019. Pembebasan lahan untuk pembangunan tol itu dilakukan mulai Maret nanti.

''Tol-nya bulan depan, akan dimulai pembebasannnya,'' kata Jokowi

ketika meninjau Kampung Nelayan, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Jumat (15/2/2019).

Sebagaimana diketahui, rencana pembangunan Tol Bengkulu-Lubuk Linggau, Sumatera Selatan sepanjang 330 kilometer (km). Jalan bebas hambatan tersebut diharapkan dapat memangkas jarak lintas antara kedua provinsi sepanjang 147 Km dari jarak normal 447 Km atau butuh waktu 5,5 jam.

Tol Palembang-Bengkulu akan dibagi tiga seksi. Yakni, Indralaya-Muara Enim sepanjang 88 Km, Muara Enim-Lubuk Linggau sepanjang 125 Km dan Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu sepanjang 95 Km.

Tol Palembang-Bengkulu bakal melewati Bukit Barisan dan akan dilengkapi terowongan.

 

Presiden Jokowi dan rombongan di Kampung Nelayan, Bengkulu (Demon/Okezone)

Rencana pekerjaan jalan tol tersebut tidak masuk wilayah Pulau Baai, melainkan melewati sebelah selatan jalur jalan nasional.

Selain jalan tol, Jokowi juga menjanjikan peningkatan dan pengembangan Bandara Fatmawati-Soekarno, salah satu tujuannya agar saat musim haji, jamaah dari Bengkulu bisa langsung berangkat dari bandara tersebut tanpa transit ke daerah lain.

Untuk pengembangannnya, bandara terbesar di Bengkulu itu akan diambil alih oleh PT Angkasa Pura.

Jokowi juga menjanjikan menjadikan pelabuhan Pulau Baai sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK) di Bengkulu.

Untuk mendukung program itu, pemerintah akan membangun rel kereta api dari Bengkulu hingga ke Lubuk Linggau, Sumatera Selatan. Jika ada jalur kereta di situ, maka penyaluran logistik serta hasil bumi lebih mudah dan murah.

''Transportasi akan lebih murah. Pengiriman barang juga bisa di kirim melalui jalur laut. Baik itu, sawit, hasil tambang,'' ujar Jokowi.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini