Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Eksistensi Palang Pintu yang Kian Tergerus Zaman

Wijayakusuma , Jurnalis-Sabtu, 16 Februari 2019 |11:34 WIB
Eksistensi Palang Pintu yang Kian Tergerus Zaman
Jejaka Nusantara Jawara Bekasi yang Terus Melestarikan Palang Pintu (foto: Wijayakusuma/Okezone)
A
A
A

Menurutnya, saat ini palang pintu sudah mengalami pergeseran. Tradisi ini kini tak hanya digunakan untuk acara pernikahan saja, tapi bisa juga untuk acara lain yang menginginkan adanya pertunjukan komunitas ini.

"Kalau soal terjadinya pergeseran itu sudah pasti, namanya zaman ya. Jadi memang sekarang ini dipakai bukan hanya dalam rangka perkawinan, dalam rangka pergantian pejabat pun memang bisa, dari yang baru ke yang lama gitu ya. Perkembangannya memang seperti itu. Khususnya di DKI memang dipakai palang pintu," ujarnya.

Ia mengaku para pemain palang pintu merupakan orang-orang yang memang memiliki keahlian silat. Sedangkan untuk masalah tarif, komunitas palang pintu tidak pernah mematok harga khusus.

"Soal tarif itu tergantung. Katakanlah begini, kalau ada orang yang peduli seni, ada jiwa seninya, dia nggak harus matok berapa. Yang penting sudah menghibur orang, dia udah senang. Apalagi kalau dikasih lebih banyak, pasti lebih senang lagi," jelasnya.

 

Damin juga sangat menyayangkan kondisi budaya daerah saat ini yang sudah mulai tergerus perkembangan zaman. Namun di sisi lain ia masih bersyukur, bahwa masih banyak komunitas palang pintu yang masih eksis mengupayakan pelestarian budaya ini.

"Ya kita prihatin. Tapi ya alhamdulilah dengan banyaknya komunitas, insyaallah budaya Bekasi, budaya Betawi khususnya palang pintu, nanti akan semakin banyak komunitasnya. Dan salah satunya adalah kami di Jejaka akan siap mengawal, mengamankan dan melestarikan budaya itu," tegasnya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement