Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ketua KPU Sebut Segmen Ke-4 Debat Capres Paling Menarik, Ini Bocorannya

Anggun Tifani , Jurnalis-Minggu, 17 Februari 2019 |11:39 WIB
Ketua KPU Sebut Segmen Ke-4 Debat Capres Paling Menarik, Ini Bocorannya
Ketua KPU, Arief Budiman (kanan). (Foto: Anggun Tifani/Okezone)
A
A
A

TANGERANG –Debat kedua Pilpres 2019 akan berlangsung dalam enam segmen. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman mengatakan, segmen keempat diprediksi jadi yang paling menarik.

Debat yang mempertemukan dua calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto itu berlangsung malam ini, Minggu (17/2/2019) di Hotel Sultan, Jakarta Pusat.

"Segmen keempat mudah-mudahan jadi segmen yang menarik, karena disitu akan kita putarkan dua video kemudian masing-masing kandidat bisa menjawab, bertanya dan menanggapi," kata Arief.

Banner Debat

Dalam segmen ini, kedua capres akan berpendapat tanpa dibatasi waktu. "Dalam waktu yg bebas karena kita tidak diatur harus bertanya satu menit, dua menit, tidak. Kita menyediakan 16 menit untuk saling menanggapi," ujarnya.

(Baca juga: Jangan Terlewat! Saksikan Debat Capres Putaran Kedua Malam Ini di Okezone.com)

Untuk mematangkan persiapan debat, pihaknya telah melakukan gladi kotor dengan semua pihak, di antaranya panelis, moderator, TV penyelenggara serta perwakilan tim kampanye masing-masing calon.

"Kita sudah cek rundown-nya mulai dari menit pertama, sampai terakhir jam 2 siang ini akan gladi resik lagi," kata dia.

Debat kedua Pilpres 2019 mengusung tema ‘Energi, Pangan, Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup dan Infrastruktur’. Debat akan disiarkan Pukul 20.00 WIB secara langsung di RCTI, GTV, MNC TV, iNews TV, dan Okezone.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement