nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

12 Desa Terdampak Angin Kencang di Sukoharjo, Evakuasi Terus Dilakukan

Agregasi KR Jogja, Jurnalis · Selasa 19 Februari 2019 01:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 18 512 2019821 12-desa-terdampak-angin-kencang-di-sukoharjo-evakuasi-terus-dilakukan-XVSl0BTvdv.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

SUKOHARJO - Sebanyak 12 desa di lima kecamatan terdampak angin kencang sampai menimbulkan kerusakan berupa pohon tumbang menimpa rumah warga dan mobil. Selain itu ditemukan juga papan reklame roboh dibeberapa wilayah. Petugas dari tim gabungan langsung bergerak memberikan pertolongan berupa evakuasi kepada korban dan membersihkan batang pohon.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo Sri Maryanto mengatakan, bencana alam angin kencang terjadi di 12 desa di lima kecamatan. Wilayah tersebut yakni, Kecamatan Grogol, Polokarto, Bendosari, Mojolaban dan Gatak. Angin kencang menyebabkan kerusakan seperti pohon tumbang, papan reklame roboh, atap rumah warga rusak. Akibat lainnya seperti pohon tumbang yang menimpa kendaraan dibawahnya. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak sampai menyebabkan korban luka dan jiwa.

Angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang menimpa mobil dan rumah warga sampai menyebabkan kerusakan cukup parah. Petugas dari tim gabungan seperti BPBD, SAR, TNI, Polri, Ormas, relawan dan masyarakat terjun langsung ke lokasi bencana untuk gotong royong membersihkan sisa kerusakan.

Desa terdampak angin kencang tersebut di Kecamatan Grogol yakni, Desa Grogol, Madegondo, Telukan, Langenharjo, Kwarasan, Pandeyan. Kecamatan Polokarto desa yang terdampak yakni Desa Karangwuni, Desa Polokarto, Desa Pranan. Kecamatan Bendosari hanya satu desa yakni Desa Gentan.

 sdsa

Rincian lainnya, Kecamatan Mojolaban yakni Desa Gadingan dan Kecamatan Gatak di Desa Krajan. Penanganan wilayah terdampak bencana dipastikan sudah selesai semua setelah petugas dari tim gabungan turun lengkap dengan peralatan yang dimiliki.

"Begitu bencana alam datang berupa angin kencang dan ada laporan kerusakan maka BPBD berkoordinasi dengan tim gabungan langsung turun melakukan evakuasi. Semua proses sudah selesai dan kondisi dinyatakan normal lagi. Tidak ada korban luka dan jiwa dalam kejadian tersebut," ujarnya.

Penanganan terhadap wilayah terdampak angin kencang juga dilakukan petugas dengan pembersihan dari sisa pohon tumbang. Kayu dan daun pohon tumbang langsung dipotong menggunakan alat pemotong atau gergaji mesin. Selanjutnya diangkut menggunakan truk dinas dan dibawa ke tempat pembuangan.

BPBD Sukoharjo mencatat sejak Januari sampai pertengahan Februari sudah ada belasan kasus angin kencang melanda dibeberapa wilayah di Sukoharjo. Akibat kejadian tersebut tidak hanya menumbangkan pohon namun juga merusak bangunan. Bahkan ada warga luka setelah tertimpa bagian bangunan rumah yang roboh setelah terkena pohon tumbang.

 ss

Camat Grogol Bagas Windaryatno mengatakan, bencana yang terjadi di Grogol sudah ditangani oleh pihak terkait. Dampak yang ada seperti pohon tumbang dan papan reklame roboh. Tidak ada dampak besar yang terjadi sementara nilai kerugian juga belum diketahui.

Pemerintah Kecamatan Grogol sudah berkoordinasi dengan BPBD Sukoharjo dan instansi terkait lainnya untuk penanganan pasca angin kencang. Hal itu dilakukan agar kondisi kembali normal setelah bencana alam terjadi.

"Kondisi di Kecamatan Grogol sudah normal dan memang dalam beberapa pekan terakhir di wilayah kami sering diterjang angin kencang dan menyebabkan kerusakan bangunan, pohon tumbang dan papan reklame roboh," ujarnya.

Bagas mengatakan, sudah meminta kepada semua kepala desa di wilayahnya untuk aktif melakukan pemantauan dan koordinasi. Dengan demikian maka pada saat bencana alam terjadi bisa langsung dilakukan penanganan.

Dandim 0726 Sukoharjo Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa mengatakan, Kodim 0726 Sukoharjo sudah menerjunkan anggota untuk membantu melakukan proses evakuasi di wilayah terdampak angin kencang. Penanganan tidak hanya pada pohon tumbang saja namun juga perbaikan rumah warga yang rusak akibat bencana alam.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini