Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Petugas Akan Tambah CCTV Pasca-Vandalisme di Monumen Serangan 1 Maret

Kuntadi , Jurnalis-Rabu, 20 Februari 2019 |10:47 WIB
Petugas Akan Tambah CCTV Pasca-Vandalisme di Monumen Serangan 1 Maret
Relief Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949 jadi sasaran vandalisme. (Foto: Kuntadi/Okezone)
A
A
A

Ia mengatakan, tempat ini sendiri jarang dipakai untuk kegiatan, terakhir pada 10 Februari. Meski jarang ada kegiatan, setiap hari lokasi selalu dibersihkan. Suharjo menuturkan, pada Jumat pagi belum ada coretan, dan bisa dipastikan terjadi pada malamnya atau Sabtu dini hari.

View this post on Instagram

Relief Pahlawan Menangis Siapa kami? Tidak dapatkah kalian mengenali wajah kami? Kenapa ada relief kami di sini? Tidak mengertikah kalian dengan bangunan monumental disini? Peristiwa bersejarah Serangan Umum 1 Maret 1949 merupakan tonggak sejarah adanya Negara Kesatuan Republik Indonesia Mungkin jika tidak ada peristiwa 70 tahun yang lalu disini, ditempat kalian beraksi dengan vandalisme kalian, kalian juga semua rakyat Indonesia belum bisa menikmati kedamaian kemerdekaan. . . Kami hanya minta sedikit ruang di bangunan Monumental di Titik Nol Kilometer kota Yogyakarta. . . Menjadi tanggungjawab siapakah vandalisme di relief Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949 Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta? @kemdikbud.ri @budayasaya @infojogja @f_jogjapeduli @infocegatan_jogja #relief #vandalismemuseum #vandalisme #museum #vredeburg #sejarah #infojogja

A post shared by museum benteng vredeburg (@museum.benteng.vredeburg) on

Suharjo mengatakan, lokasi relief yang menjadi sasaran aksi vandalisme ini berada di sisi dalam di belakang patung utama. Lokasi tersebut sebenarnya sudah dipasangi kamera CCTV, namun arahnya tidak di belakang panggung. Maka itu, untuk pengamanan ke depan akan ditambah jumlah kamera CCTV-nya.

"Kita akan tambah lagi dua atau tiga," ucap Suharjo.

(Baca juga: Vandalisme di Monumen Serangan 1 Maret, Petugas Sebut Ini yang Terparah)

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement