PARIS - Para pengunjuk rasa berompi kuning turun ke jalan-jalan di seluruh Prancis, Sabtu 23 Februari 2019, dalam aksi demonstrasi akhir pekan ke-15 berturut-turut. Mereka berupaya menyemangati lagi para pendukung sambil berupaya meredam kekerasan dan sentimen anti-Semitisme dalam kelompoknya.
Ratusan orang berkumpul di monumen Arc de Triomphe di Paris dan berpawai melalui permukiman-permukiman kaya untuk memprotes kebijakan-kebijakan pemerintah yang mereka anggap menguntungkan orang-orang kaya. Itu adalah salah satu dari banyak aksi unjuk rasa dan pawai yang direncanakan di sekitar Paris dan kota-kota lain.
Baca juga: Protes Gerakan "Rompi Kuning", Puluhan Ribu Warga Prancis Gelar Demo Tandingan "Syal Merah"
Lima demonstrasi juga digelar terpisah di ibu kota Perancis.

Dukungan bagi gerakan itu telah berkurang dalam beberapa minggu terakhir karena terpecah belah dan kekerasan yang terus berlanjut. Pengumuman online untuk pawai pada Sabtu itu menyerukan aksi damai, dan salah satu aksi protes akhir pekan ini bertujuan menentang anti-Semitisme.
Baca juga: Kelompok Rompi Kuning Prancis Rencanakan Gelar Demonstrasi pada Malam Tahun Baru
Sebagian pengunjuk rasa yang bersikap ekstrem, melontarkan hinaan terhadap filsuf terkenal Alain Finkielkraut di sela-sela protes akhir pekan lalu di Paris. Insiden itu muncul beberapa hari setelah pemerintah Perancis melaporkan insiden anti-Semitisme meningkat tajam tahun lalu.
(Fakhri Rezy)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.