BPN Prabowo Anggap Janji Dana Desa Jokowi hingga Rp400 Triliun Tak Masuk Akal

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 25 Februari 2019 11:49 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 25 605 2022407 bpn-prabowo-anggap-janji-dana-desa-jokowi-hingga-rp400-triliun-tak-masuk-akal-QO529HNvjp.jpg Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean (foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno menilai, janji capres petahana Jokowi yang akan meningkatkan dana desa hingga Rp400 triliun tidak masuk akal. Sebab, anggaran pendapatan belanja negara (APBN) saat ini dalam posisi yang cukup riskan.

"Saya pikir sesuatu yang tidak rasional, tidak masuk akal," kata Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean saat dikonfirmasi Okezone, Senin (25/2/2019).

(Baca Juga: Jokowi: Tekad Saya Ingin Wujudkan Indonesia Maju & Sejahtera) 

Ketua DPP Demokrat itu mengatakan, APBN saat ini berada dalam posisi yang riskan. Apabila alokasi dana desa per tahun Rp400 triliun, maka anggaran untuk sektor lainnya seperti pendidikan dan kesehatan bisa terbengkalai. Karenanya, Ferdinand meyakini janji Jokowi soal peningkatan dana desa bakal direvisi oleh tim suksesnya.

"Jadi ini janji kesekian Jokowi yang sebentar lagi akan diralat oleh timsesnya. (Peningkatan dana desa) tidak rasional, tidak melihat perimbangan struktur APBN kita secara benar," tutur dia.

Diwartakan sebelumnya, Jokowi selaku capres petahana berjanji akan menggelontorkan dana desa hingga Rp400 triliun apabila dirinya kembali terpilih pada Pemilihan Presiden 2019.

"Dalam lima tahun ke depan kita perkirakan dan desa akan mencapai Rp400 triliun," kata Jokowi di acara Konvensi Rakyat, Sentul, Bogor, Jabar, Minggu 24 Februari 2019.

(Baca Juga: Jika Kembali Terpilih, Jokowi Janji Gelontorkan Dana Desa hingga Rp400 Triliun!)


(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini