JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno menilai, janji capres petahana Jokowi yang akan meningkatkan dana desa hingga Rp400 triliun tidak masuk akal. Sebab, anggaran pendapatan belanja negara (APBN) saat ini dalam posisi yang cukup riskan.
"Saya pikir sesuatu yang tidak rasional, tidak masuk akal," kata Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean saat dikonfirmasi Okezone, Senin (25/2/2019).

(Baca Juga: Jokowi: Tekad Saya Ingin Wujudkan Indonesia Maju & Sejahtera)
Ketua DPP Demokrat itu mengatakan, APBN saat ini berada dalam posisi yang riskan. Apabila alokasi dana desa per tahun Rp400 triliun, maka anggaran untuk sektor lainnya seperti pendidikan dan kesehatan bisa terbengkalai. Karenanya, Ferdinand meyakini janji Jokowi soal peningkatan dana desa bakal direvisi oleh tim suksesnya.