nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketua MA: Pengadilan se-Indonesia Kekurangan Tenaga Hakim

Antara, Jurnalis · Rabu 27 Februari 2019 12:32 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 27 337 2023440 ketua-ma-pengadilan-se-indonesia-kekurangan-tenaga-hakim-zV47bqiomQ.jpg Ketua MA, Hatta Ali (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Mahkamah Agung (MA) mengeluhkan bahwa pengadilan di Indonesia saat ini mengalami kekurangan tenaga hakim. Hal itu disampaikan Ketua MA, Hatta Ali di sela Sidang Pleno Istimewa MA dengan agenda Laporan Tahunan 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat.

"Indonesia sekarang alami kekurangan tenaga hakim. Jangankan pengadilan baru, pengadilan di daerah pun banyak yang mohon izin supaya bersidang dengan hakim tunggal," kata Hatta menyadur dari laman Antaranews, Rabu (27/2/2019).

Permintaan pengadilan di daerah untuk bersidang dengan hakim tunggal, menurut Hatta, karena banyak pengadilan yang hanya diisi oleh tiga hakim, sementara perkara yang masuk jumlahnya meningkat.

"Apalagi, kalau hakimnya perempuan, kemudian hamil, seperti di satu daerah pernah terjadi hakimnya dua perempuan dan hamil maka keduanya tidak bisa kerja karena cuti hamil," tuturnya.

Untuk mengatasi kekurangan hakim di pengadilan-pengadilan daerah tersebut, Hatta menerbitkan surat izin sidang dengan hakim tunggal. "Strateginya, saya terpaksa menerbitkan surat izin bersidang dengan hakim tunggal. Kalau tidak begitu, tidak sidang-sidang nanti," ujar Hatta.

Ilustrasi MA

Dia menambahkan, surat izin tersebut diterbitkan sesuai dengan permintaan pengadilan yang hanya memiliki tiga orang pejabat hakim, yaitu satu hakim ketua dan dua hakim anggota. Saat ini, lanjutnya, MA sedang melaksanakan pelatihan untuk sekitar 1.600 calon hakim yang dinyatakan lolos rekrutmen calon hakim pada tahun 2018.

"Kalau mereka selesai pendidikan, mudah-mudahan bisa isi semua pengadilan baru dan pengadilan yang kekurangan hakim," ucapnya.

Dirinya berharap rekrutmen calon hakim dapat dilaksanakan setiap tahunnya dengan tujuan mengisi kekosongan hakim yang sudah memasuki masa purnabakti.

"Kalau bisa, tiap tahun juga ada rekrutmen para pegawai MA. Apalagi, banyak pengadilan yang jabatan struktural kosong karena tidak ada SDM," ujar Hatta.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini