nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ratusan Rumah Diterjang Puting Beliung, Ini Instruksi Gubernur NTT

Adi Rianghepat, Jurnalis · Sabtu 02 Maret 2019 01:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 01 340 2024730 ratusan-rumah-diterjang-puting-beliung-ini-instruksi-gubernur-ntt-L2m0T35UMO.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

KUPANG - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat memerintahkan jajarannya termasuk Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang untuk segera merehabilitasi 148 rumah warga yang rusak akibat terjangan angin puting beliung yang melanda pada Kamis 28 Februari 2019 kemarin.

"Saya minta Pemkot Kupang segera datangkan sejumlah kebutuhan bahan bangunan seperti seng, semen, kayu dan paku hari ini juga agar langsung dikerjakan agar paling lambat Minggu, 3 Maret besok sudah bisa kembali dihuni warga korban bencana itu," kata Viktor saat meninjau lokasi terdampak bencana di Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Jumat (1/3/2019).

Dia mengatakan, semua bahan bangunan yang dibutuhkan untuk merehabilitasi 148 rumah yang dihantam puting beliung tersebut akan menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi NTT.

"Jika memang Pemkot Kupang juga akan menyalurkan anggaran tanggap bencananya maka akan kita koordinasikan lebih lanjut," ujarnya.

Pada prinsipnya lanjut Viktor, warga korban bencana harus segera diselamatkan dengan merehabilitasi rumah yang rusak. Terkait tenaga kerja dia mengaku sudah meminta bantuan aparat Brimobda Polda NTT dan aparat TNI untuk sama-sama merampungkan aksi rehabilitasi rumah warga terdampak ini.

Rumah Rusak Akibat Puting Beliung

"Kita punya Brimob yang saat ini sudah siap membantu bersama tim tenaga siaga bencana (Tagana). Saya akan berkomunikasi dengan Pak Danrem agar bisa sertakan personel TNI untuk bersama-sama merampungkannya," tuturnya.

Sebelumnya, angin puting beliung melanda sejumlah wilayah di Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, NTT pada Kamis 28 Februari 2019 kemarin. Angin disertai hujan yang terjadi sekitar pukul 13.00 Wita itu berlangsung kurang lebih setengah jam. Akibatnya, sebanyak 148 rumah warga di kelurahan itu rusak diterjang angin. Meski nihil korban jiwa, namun kerugian materi tentu sangat terasa bagi warga terdampak.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini