nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Arab Saudi Cabut Kewarganegaraan Putra Osama bin Laden yang Diburu AS

Rahman Asmardika, Jurnalis · Sabtu 02 Maret 2019 10:56 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 02 18 2024845 arab-saudi-cabut-kewarganegaraan-putra-osama-bin-laden-yang-diburu-as-DL9C9IWzhE.jpg Hamza bin Laden. (Foto: CIA/AP)

RIYADH – Arab Saudi telah mencabut status kewarganegaraan Hamza bin Laden, putra dari pimpinan kelompok teror Al Qaeda yang sudah tewas, Osama bin Laden. Pencabutan kewarganegaraan Hamza diumumkan oleh Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi melalui pernyataan yang dilansir surat kabar resmi pemerintah.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) telah menawarkan hadiah hingga USD1 juta (sekira Rp14 miliar) untuk informasi yang dapat membantu penangkapan Hamza, baik identifikasi atau lokasi keberadaannya. Departemen Luar Negeri AS menyebut Hamza telah mengambil alih kepemimpinan Al Qaeda dan telah menyerukan serangan terhadap AS serta sekutu-sekutunya.

BACA JUGA: AS Tawarkan Hadiah Rp14 Miliar untuk Penangkapan Putra Osama bin Laden

Berdasarkan laporan Brooking Institution yang dilansir Reuters, Sabtu (2/3/2019), Hamza, yang diyakini berusia sekira 30 tahun, berada bersama ayahnya di Afghanistan sebelum serangan 11 September dan menghabiskan waktu bersamanya di Pakistan setelah invasi AS ke Afghanistan yang mendorong banyak pimpinan senior Al-Qaeda ke sana.

Dia diperkenalkan oleh pimpinan baru Al Qaeda, Ayman al-Zawahiri dalam sebuah pesan audio pada April 2015 dan tidak butuh waktu lama untuk langsung menyerukan serangan teror di ibu kota negara-negara Barat dan mengancam akan melakukan pembalasan terhadap AS atas kematian ayahnya.

Dia juga mengancam akan menargetkan warga Amerika di luar negeri dan mendesak suku-suku di Saudi untuk bersatu dengan Al Qaeda Yaman di Semenanjung Arab untuk berperang melawan Arab Saudi.

Berdasarkan pernyataan yang dilansir jurnal resmi Um Al Qura,keputusan Arab Saudi untuk mencabut kewarganegaraan Hamza bin Laden telah diambil melalui perintah kerajaan pada November.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini