Dana ini termasuk sekitar $ 9 juta (Rp 127 juta) yang dikumpulkan melalui dana tanggap darurat PBB untuk proyek-proyek peningkatan gizi yang diawasi oleh badan-badan internasional seperti UNHCR, badan pengungsi PBB, dan WHO.
Tahun ini, sejumlah $ 15 juta (Rp 211 miliar) telah disumbangkan, menurut database PBB.
Sejak November, badan-badan PBB telah meningkatkan kegiatan untuk memenuhi "kebutuhan akan kesehatan, nutrisi dan perlindungan", kata seorang perwakilan dari Kantor PBB untuk Koordinasi Bantuan Kemanusiaan (UNOCHA). Sekitar setengah dari uang yang dibutuhkan untuk mendanai proyek itu telah dikumpulkan sejauh ini.
Komisi Eropa adalah donor terbesar bagi organisasi yang bekerja di Venezuela pada tahun 2018, menurut data yang ada.
Komisi ini telah mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Venezuela sejak 2016.
Komisi Eropa berfokus pada proyek-proyek untuk meningkatkan akses warga Venezuela ke makanan dan nutrisi, air, kebersihan dan sanitasi.
Juni lalu, pihaknya mengumumkan paket sebesar € 35m (Rp 562 miliar) yang antara lain akan disalurkan untuk dana darurat dan program untuk melindungi orang-orang yang kehilangan tempat tinggal di negara-negara sekitar.
Pada bulan Desember, Komisi kembali mengumumkan paket bantuan darurat sebesar € 20 juta (Rp321 miliar) dan rencana dana tambahan sebesar € 5 juta (Rp80 miliar) sudah diumumkan tahun ini.
(Fakhri Rezy)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.