Hal tersebut ia sampaikan, ketika melakukan silaturahmi ke rumah Pimpinan Ponpes Buntet KH Adib Rofiuddin. Dalam lawatannya tersebut, ia secara tegas mengatakan, klarifikasi yang dilakukan Sandiaga Uno hanya sekedar framing.
"Kita lihat, beberapa jam setelah dikeluarkannya surat penolakan itu, Sandiaga Uno melakukan klarifikasi, bahwa dia tidak punya niatan datang. Itu kan gak bener juga, seakan-akan cuman memframing, kalau kiyai Buntet melakukan kebohongan," ujarnya, saat ditemui Okezone.
Surat penolakan yang dikeluarkan oleh Ponpes Buntet tersebut, sambungnya, hanya untuk mengingatkan supaya kelancaran dari kegiatan Sandiaga Uno tetap berjalan.
"Itu hanya untuk mengingatkan saja. Mana mungkin kiai menolak seorang Cawapres. Selain itu, tidak ada penolakan secara pereksekusi. Banyak pertimbangannya, salah satunya kalau sikap politik Ponpes Buntet mendukung Capres nomor urut 01," tuturnya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.