Ia meyakini, AHY membawa aspirasi kader Demokrat kebanyakan. Kecenderungan itu terlihat para kepala daerah ataupun calon legislatif mereka beberapa telah menyatakan dukungan kepada pasangan petahana.
"Karena tidak berani menyebut (menyebut nama Prabowo -red) berarti ada kecenderungan untuk mendukung Pak Jokowi dan saya," kata Mustasyar PBNU itu.
Sebelumnya diketahui, pidato politik yang disampaikan AHY membuat perspesi di berbagai kalangan, terutama dua kubu pasangan calon presiden.
Bagi kubu Prabowo Subianto, pidato AHY yang tak menyebut nama bakal presiden terpilih hal biasa. Namun bagi kubu Jokowi, pernyataan bekas perwira menengah militer itu sebuah tanda keretakan dalam koalisi dari pihak penantang.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.