Forum Dialog Peringati 100 Tahun ILO, Kemnaker: Wujudkan Hubungan Industrial yang Harmonis

Risna Nur Rahayu, Okezone · Rabu 06 Maret 2019 11:31 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 06 1 2026460 forum-dialog-peringati-100-tahun-ilo-kemnaker-wujudkan-hubungan-industrial-yang-harmonis-RuqmxWFJFJ.jpg Foto: Kemnaker

PEKANBARU - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemanker) menggelar Forum Dialog Ketenagakerjaan Internasional Bidang Hubungan Industrial dalam rangka memperingati 100 tahun ILO dan perkembangan ekonomi era digital. Kegiatan ini berlangsung di Pekanbaru selama tiga hari dari 13 hingga 15 Februari 2019.

Ada beberapa tujuan kegiatan forum dialog tersebut. Di antarnya untuk memperoleh masukan dari para pelaku hubungan industrial mengenai perkembangan ekonomi digital bagi dunia ketenagakerjaan serta kesetaraan dan perlakuan yang sama dalam pekerjaan.

Selain itu, menyamakan persepsi antar-para pelaku hubungan industrial mengenai perkembangan ekonomi digital bagi dunia ketenagakerjaan dan pentingnya penerapan kesetaraan dan perlakuan yang sama dalam pekerjaan.

"Nah ini juga untuk mewujudkan kondisi hubungan industrial yang harmonis, dinamis dan berkeadilan, " ujar Sesdirjen PHI dan Jamsos yang diwakili oleh Kabag Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri Kemnaker, Agatha Widianawati dalam acara itu.

Sementara itu, Kabid Hubungan Industrial Disnakertrans Provinsi Riau Rinda Situmorang menjelaskan pentingnya komunikasi tripartit dalam menciptakan hubungan industrial yang kondusif, harmonis, berkeadilan dan berkelanjutan.

Tripartit yang dimaksud yakni komunikasi sesama pekerja, komunikasi pekerja dengan pimpinan maupun komunikasi sesama pimpinan dengan bawahan.

"Hubungan industrial harmonis itu kondisi yang nyaman dan menyenangkan di tempat kerja. Pekerja dapat melaksanakan kewajibannya merasa nyaman dan pengusaha atau pelaku usaha dapat menjalankan usahanya dengan baik tanpa ada gangguan bersifat fatal, " ujarnya.

"Kalau komunikasi berjalan baik, negative thinking atau apriori itu dapat kita hilangkan. Kita bisa merasa happy, " katanya.

Rinda berpendapat unsur tripartit sebagai pelaku utama dalam konteks hubungan industrial, dibutuhkan persepsi yang sama terhadap suatu regulasi. "Adanya pemahaman yang sama, diharapkan tak ada lagi perbedaan persepsi yang dapat memicu adanya perselisihan, " katanya.

Forum dialog bertema Future of Work and Equal Employment Opportunity dihadiri Project Officer ILO Jakarta Christianus Panjaitan, Kasubag Kerja Sama Non Asean Kemnaker Herdiansyah Prayuda dan peserta dari Tripartit Kabupaten/Kota se-Riau.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini