Putri mantan Presiden Uzbekistan, Islam Karimov dikirim ke penjara karena diduga melanggar ketentuan tahanan rumah lima tahun.
Mengutip BBC, Rabu (6/3/201) Gulnara Karimova berulang kali menelepon, menggunakan internet dan meninggalkan apartemennya. Padahal itu salah satu aturan yang tidak boleh dilanggar ketika dirinya menjadi tahanan rumah.
Pada 2017 Karimova dijatuhi hukuman 10 tahun penjara atas kasus penipuan dan pencucian uang tetapi telah diringankan tahun lalu menjadi tahanan rumah.
Karimova pernah menjadi diplomat dan penyanyi pop. Ia diperkirakan akan menggantikan ayahnya. Karimova tinggal di apartemen bersama putrinya di ibukota Uzbekistan, Tashkent.