nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Punya Hari Nyepi Sendiri, Warga Desa Ini Tetap Beraktivitas saat Tahun Baru Caka

Agregasi Balipost.com, Jurnalis · Rabu 06 Maret 2019 16:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 06 244 2026659 nyepi-sendiri-warga-desa-ini-tetap-beraktivitas-saat-tahun-baru-caka-gWCMGnYt4B.jpg Desa Adat Tenganan, Manggis, Karangasem, punya penanggalan Hari Nyepi sendiri. (Foto : Balipost)

AMLAPURA – Umat Hindu pada 7 Maret bakal melaksanakan Hari Raya Nyepi tahun Baru Caka 1941. Namun, berbeda dengan Desa Adat Tenganan, Manggis, Karangasem.

Desa Adat Tenganan tidak sepenuhnya melaksanakan Nyepi seperti yang dilaksanakan umat Hindu pada umumnya. Warga setempat tetap menjalankan aktivitas seperti biasa, hanya tidak keluar Desa Adat Tenganan.

Tokoh Desa Adat Tenganan, I Wayan Yasa, Selasa (5/3/2019) mengatakan, Desa Adat Tenganan memang tidak sepenuhnya menjalankan Hari Raya Nyepi. Kata dia, warga tetap menjalankan aktivitas seperti biasa, mulai dari menyalakan api, beraktivitas dan yang lainnya.

Hanya saja, warga di desa adat Tenganan tidak keluar Desa Adat. Hanya beraktivitas di desa.

“Warga di Desa Adat Tenganan memang tak sepenuhnya mnegikuti Nyepi seperti umat Hindu yang lainnya. Tapi kita tetap menghormati Nyepi dengan cara tidak keluar dari areal Desa Adat Tenganan.

Ilustrasi Perayaan Nyepi

Warga tetap melakukan aktivitas seperti biasa memasak, menyalan api, menenun dan ke luar rumah. Karena Desa Adat Tenganan mempunyai Hari Raya Nyepi sesuai dengan kalender Desa Adat Tenganan yang jatuh pada sasih kasa selama lima belas hari,” katanya.

(Baca Juga : Ribuan Kendaraan Meninggalkan Bali Jelang Nyepi)

Warga Desa Adat Tenganan, I Nengah Suarta mengatakan, memang saat Hari Raya Nyepi warga masih bisa melakukan aktivitas seperti biasa. Tapi, warga tidak bisa keluar desa.

Hanya boleh beraktivitas di desa saja. “Aktivitas warga masih biasa seperti hari-hari biasanya. Asalkan jangan kelaur desa saja. Karena kita menghormati Hari Raya Nyepi,” katanya.

(Baca Juga : Besok Nyepi, Wisatawan Berbondong Tinggalkan Bali)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini