Meski mendapat serangan tiba-tiba, pasukan TNI berusaha melakukan perlawanan sehingga berhasil menguasai keadaan dan memukul mundur KKB sampai menghilang ke dalam hutan belantara. Pascakontak tembak itu, tiga prajurit atas nama Serda Mirwariyadin, Serda Yusdin, dan Serda Siswanto Bayu Aji diketahui gugur sebagai kusuma bangsa.
Prajurit TNI berhasil merampas lima pucuk senjata api milik KKB (jenis masih dalam penyelidikan), ditemukan satu orang mayat (identitas dalam penyelidikan), dan diperkirakan setidaknya tujuh hingga 10 orang anggota KKSB juga tewas namun mayatnya berhasil dibawa kabur oleh rekan-rekannya.

Saat dua helikopter Penerbad yang mengevakuasi jenazah ketiga prajurit itu hendak mendarat di Mugi, anggota KKB kembali melancarkan serangan. Namun pasukan TNI membalas tembakan ke arah KKB, sehingga kedua helikopter tersebut berhasil mendarat dan proses evakuasi dapat dilaksanakan dalam keadaan aman.
Sementara itu, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring mengatakan bahwa ketiga prajurit TNI tersebut telah gugur demi menjalankan tugas mulia untuk menegakkan kedaulatan bangsa.