nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tuban Dikepung Banjir, Warga di 16 Desa Terisolir

Avirista Midaada, Jurnalis · Jum'at 08 Maret 2019 03:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 08 519 2027193 tuban-dikepung-banjir-warga-di-16-desa-terisolir-lKmH61Z7dO.JPG Banjir rendam 16 desa di Tuban, Jawa Timur (Foto: Ist)

TUBAN - Sebanyak 16 desa di 4 kecamatan, di Kabupaten Tuban, Jawa Timur tergenang banjir sejak dua hari terakhir. Di antara 4 kecamatan yang diterjang banjir di Kabupaten Tuban yakni Kecamatan Widang, Kecamatan Plumpang, Kecamatan Soko, dan Kecamatan Rengel.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Tuban, Joko Ludiyono mengatakan, jumlah 16 desa dan 4 kecamatan yang terkena banjir ialah data yang dihimpun dari lapangan pada Kamis 7 Maret 2019 hingga pukul 19.00 WIB.

Di wilayah Kecamatan Widang misalnya, Joko mencatat setidaknya ada 7 desa yang tergenang di antaranya Desa Widang, Desa Patihan, Desa Ngadipuro, Desa Tegalsari, Desa Tegalrejo, Desa Kedung Harjo, dan Desa Simorejo yang tergenang. Akibatnya, masyarakat pun terisolir.

"Terparah di Desa Widang dengan total 180 Kepala Keluarga (KK), 1,2 km jalan tergenang, dan lahan singkong dan jagung yang tergenang sekitar 70 hektare yang tergenang air," kata Joko.

Sementara itu di Kecamatan Plumpang, terdapat Desa Kebomlati, Desa Kedungsoko, dan Desa Klotok yang tergenang banjir. Dari tiga desa tersebut, Desa Klotok menjadi wilayah terparah dengan 143 kepala keluarga (KK), lahan pekarangan, 0.5 hektare, hingga jalan poros desa sepanjang 250 meter dengan ketinggian air 10-30 cm.

Banjir di Tuban

Sedangkan untuk dua desa lainnya yang tergenang di dominasi lahan pekarangan, perkebunan, hingga jalan poros desa setempat. Banjir juga menggenangi 2 desa di Kecamatan Rengel, yakni Desa Tambakrejo dan Desa Karangtinoto. Di dua desa tersebut, lahan pekarangan dan perkebunan warga, dua sekolah dasar, hingga jalan poros Desa Karangtinoto - Tambakrejo terputus lantaran ketinggian air mencapai 60 cm

Di Kecamatan Soko, dua desa juga dilaporkan tergenang air yakni Desa Glagahsari dan Desa Sandingrowo. Di Desa Glahsari misalnya, jalan poros antara Desa Glagahsari dan Desa Kenongo tergenang, namun masih bisa dilalui kendaraan.

Sedangkan di Desa Sandingrowo, jalan desa setempat yang menghubungkan antara Desa Kenongosari dan Desa Sandingrowo tergenang dengan ketinggian 20-40 cm.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini