nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kurir Sabu yang Ditembak Mati Dapat Bayaran Rp150 Juta

Syaiful Islam, Jurnalis · Senin 11 Maret 2019 15:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 11 519 2028445 kurir-sabu-yang-ditembak-mati-dapat-bayaran-rp150-juta-MUgRpOCNYg.jpg Foto: Syaiful/Okezone

SURABAYA - Kurir sabu seberat 5 Kg yang ditembak mati anggota Ditresnarkoba Polda Jatim, rupanya mendapat bayaran selangit oleh bandar. Sang kurir yang diketahui bernama Yoyok Priyanto dijanjikan bakal dapat imbalan sebesar Rp30 juta per-kg.

Total sabu yang dibawa Yoyok berjumlah 5 kg, berarti bila ditotal tersangka dapat imbalan Rp150 juta dari sang bandar. Asalkan sabu seberat 5 kg tersebut sampai ke tangan pada orang yang ditunjuk oleh bandar.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera menjelaskan, setelah petugas melakukan interogasi pada tersangka, dan memberi keterangan bahwa tersangka membawa sabu dari Jakarta ke Surabaya dengan imbalan Rp30 juta per kilogram, jika barang sudah diterima penerima.

"Sabu tersebut akan diantar ke stasiun Gubeng, yang mana akan diambil seseorang bernama Evo. Kemudian oleh petugas tersangka dibawa ke stasiun Gubeng untuk menunggu penerima barang dari jam 10.00 WIB sampai pukul 19.00 WIB pada 10 Maret 2019," terang Barung pada wartawan di Rumkit Bhayangkara Polda Jatim, Senin (11/3/2019).

 sd

Namun, sambung Barung, Evo tidak datang. Kemudian tersangka mengatakan bahwa kalau penerima barang tidak datang, maka barang dikirim ke Desa Sendang Laok, Labang Bangkalan. Petugas membawa tersangka Desa Sedang Laok, namun tersangka tidak bertemu dengan Evo.

Melainkan tersangka berusaha kabur, akhirnya dilakukan tindakan tegas. Tersangka akhirnya meninggal dunia. Tersangka mendapatkan sabu dari seseorang yang bernama KIM di Jakarta. Tersangka bertemu dengan KIM di warteg daerah Pasar Baru pada Sabtu 9 Maret 2019.

"Tersangka menerima sebuah koper warna hitam berisi 5 bungkus sabu dengan berat kotor kurang lebih 5 kilogram dan uang Rp 2 juta untuk biaya pejalanan. Kemudian tersangka menuju terminal Lebak Bulus, dan naik bus tujuan Surabaya," ujar Barung.

 sd

Kemudian anggota Ditresnarkoba Polda Jatim mengikuti tersangka yang sedang menaiki bus dengan mobil. Sesampai di SPBU Kebomas Gresik, bus tersebut berhenti dan tersangka ditangkap polisi.

"Sabu berasal dari Malaysia atas pesanan orang Jakarta, yang merupakan jaringan lama dan rangkaian ungkap kasus Narkoba yang lalu. Sabu itu dikirim melalui kurir kepercayaan Mr Kim dalam jaringan Madura. Barang bukti sabu itu senilai Rp5 Miliar, dan sabu akan disebarkan ke seluruh Jatim. Tersangka yang ditembak adalah orang kepercayaan Mr Kim," tandasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini