Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gunung Merapi Masih Waspada, Kemarin Digoyang 48 Kali Gempa

Muhamad Rizky , Jurnalis-Selasa, 12 Maret 2019 |10:52 WIB
Gunung Merapi Masih Waspada, Kemarin Digoyang 48 Kali Gempa
Gunung Merapi dipotret dari Gunung Merbabu, Jawa Tengah (Salman Mardira/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Gunung Merapi dilanda 48 kali gempa sepanjang Senin 11 Maret 2019. Sejak sore kemarin hingga pagi tadi juga memuntahkan tujuh kali guguran lava pijar. Meski aktivitasnya masih tinggi, gunung api di Jawa Tengah dan Yogyakarta itu masih berstatus waspada atau level II, belum naik ke siaga.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM, Selasa (12/3/2019), melaporkan, berdasarkan rekaman seismograf pada Senin kemarin, Merapi mengalami 34 gempa guguran.

Selain itu, gunung berketinggian 2.968 meter di atas permukaan laut itu juga dilanda enam kali gempa low frequency, tiga kali gempa hybrid/fase banyak, empat kali gempa vulkanik dangkal dan sekali gempa tektonik jauh. Totalnya 48 kali.

“Dari kemarin hingga pagi ini visual gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur dan utara. Teramati asap kawah utama tinggi sekitar 200 meter dari puncak berwarna putih dengan intensitas tebal,” tulis PVMBG di website resmi Badan Geologi.

Sejak pukul 18.00 sore kemarin hingga pukul 06.00 WIB pagi tadi, secara visual terpantau Gunung Merapi mengalami guguran lava pijar ke arah hulu Kali Gendol tujuh kali dengan jarak luncur maksimal 1.000 meter.

PVMBG merekomendasi agar kegiatan pendakian Merapi untuk sementara tidak dilakukan, kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.

“Radius 3 kilometer dari puncak agar dikosongkan dari aktivitas penduduk.”

(Salman Mardira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement