nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Heboh Kiamat Sudah Dekat, MUI Bantah Ponpes Miftahu Falahil Mubtadiin Sebarkan Ajaran Sesat

Avirista Midaada, Jurnalis · Kamis 14 Maret 2019 13:58 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 14 519 2029887 heboh-kiamat-sudah-dekat-mui-bantah-ponpes-miftahu-falahil-mubtadiin-sebarkan-ajaran-sesat-yoS2cCWD5I.jpg Polisi Bersama MUI dan Ulama Meluruskan Isu Kiamat Sudah Dekat (foto: Avirista M/Okezone)

MALANG - Beredarnya kabar Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahu Falahil Mubtadiin, Kecamatan Kesambon, Kabupaten Malang menyebarkan ajaran sesat yang menyatakan kiamat sudah dekat, membuat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malang angkat bicara.

Dalam mediasi yang digagas oleh Polres Batu, bersama Muspika Kasembon, perwakilan MUI Kabupaten Malang dan perwakilan pengurus Nahdatul Ulama (NU) di Polres Batu Rabu malam (13/3/2019). Perwakilan MUI Kabupaten Malang meluruskan kabar - kabar yang beredar terkait Ponpes Miftahu Falahil Mubtadiin.

(Baca Juga: Viral 52 Warga Ponorogo Pindah ke Malang Gara-Gara Isu Kiamat, Ini Faktanya) 

Perwakilan MUI Ibnu Mukti atau yang akrab disapa Gus Mukti menyatakan Ponpes Miftahu Falahil Mubtadiin tak menyebarkan ajaran menyimpang.

"Itu salah sekali kalau ada yang mengaitkan pondok ini dengan ajaran yang sesat atau ajaran islam terlarang lainnya," terang Gus Mukti yang juga pengasuh Ponpes Mamba'ul Huda, Pait, Kecamatan Kasembon.

Polisi Bersama MUI dan Ulama Meluruskan Isu Kiamat Sudah Dekat (Foto: Avirista M/Okezone)	Polisi Bersama MUI dan Ulama Meluruskan Isu Kiamat Sudah Dekat (Foto: Avirista M/Okezone) 

Gus Mukti juga menegaskan bahwa Ponpes asuhan KH. Muhammad Romli ini merupakan bagian dari Ponpes Nahdatul Ulama (NU).

"Gus Rom ini Ponpes NU, bukan Ponpes beraliran Islam sejenis HTI atau aliran sesat dan terlarang lainnya. Beliau sudah terdaftar dan pernah menjabat sebagai khatib surya NU MWC Kasembon," jelasnya.

Terkait kabar yang beredar bahwa Ponpes Miftahu Falahil Mubtadiin menyebarkan informasi bahwa kiamat dan huru - hara akan tiba setelah Ramadan, termasuk kabar kalau ada paceklik selama 3 tahun mulai 2019-2021, itu merupakan kabar yang tak benar.

"Kalau penjelasan kiamat itu pasti datang. Tapi tidak tahu kapan kejadiannya, tapi banyak sudut banyak tentang itu (kiamat)," tuturnya.

Menurutnya, tanda-tanda kiamat itulah yang diajarkan oleh Ponpes yang diasuh oleh KH Muhammad Romli ini. Namun Gus Romli tak menyebut secara pasti kapan kiamat itu terjadi. "Kalau kiamat yang pasti hanya Allah yang tahu, bahkan Nabi Muhammad tidak tahu. Tapi kita diberikan tanda - tandanya," tuturnya.

(Baca Juga: Benar Banyak Jamaah Nyantri di Ponpes Malang, tapi Bukan Karena Ponorogo Mau Kiamat)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini