nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bea Cukai Bengkalis Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp840 Jutaan

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Jum'at 15 Maret 2019 11:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 15 1 2030308 bea-cukai-bengkalis-musnahkan-barang-ilegal-senilai-rp840-jutaan-Pedq07PvSE.jpg Foto: dok.Humas Bea Cukai

BENGKALIS – Petugas Bea Cukai Bengkalis mengggelar pemusnahan barang-barang hasil penindakan oleh Kantor Bantu Bea Cukai Selatpanjangdi periode 2017-2018. Pemusanahan barang ilegal tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Said Hasyim, Kabag Operasi Polres Kabupaten Kepulauan Meranti Join Wardi, Kabid Infokom BBPOM Pekanbaru Adruzal, Kasi PKN KPKNL Dumai Indra Sabar, Kasi Pidum Kejari Kabupaten Kepulauan Meranti Jumaidi.

Barang ilegal yang dimusnahkan terdiri dari 339.320 batang rokok berbagai merek senilai Rp137.487.000, minuman keras (miras) sebanyak 582 liter berbagai merk dengan nilai Rp55.710.000.

Kemudian 125 unit telefon genggam berbagai jenis dengan nilai Rp100.000.000 dan potensi kerugian negara sebesar Rp25.000.000, 90 unit notebook dengan nilai Rp135.000.000 dan potensi kerugian negara sebesar Rp13.500.000, serta makanan dan minuman sebanyak 3.960 package berbagai jenis dan merek dengan nilai barang Rp456.522.000 dan potensi kerugian negara sebesar Rp147.849.000.

“Kami mengharapkan partisipasi dan koordinasi dari semua pihak, baik masyarakat maupun institusi penegak hukum terkait untuk bersama-sama melakukan pengawasan terhadap peredaran barang kena cukai hasil tembakau/rokok, minuman mengandung etil alcohol, serta barang-barang yang dilarang ataupun dibatasi peredarannya,” ujar Kepala Kantor Bea Cukai Bengkalis, Mochammad Munif.

Atas pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan dan Undang-Undang 39 Tahun 2007 tentang Cukai, Kementerian Keuangan melalui Bea Cukai Bengkalis berperan mengamankan penerimaan negara di bidang kepabeanan dan cukai, sektor industri dalam negeri, dan kesehatan masyarakat.

Barang-barang tersebut, lanjutnya, berasal dari pihak pihak yang tidak mematuhi peraturan dan jika barang tersebut lolos, maka dapat menimbulkan kerugian materil dan kerugian immateril seperti kerusakan lingkungan dan mengganggu kesehatan serta terancamnya stabilitas pasar dalam negeri.

Senada dengan Mochammad Munif, Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Said Hasyim mengapresiasi dan mendukung penindakan oleh Bea Cukai Bengkalis. Ia juga mengharapkan kerjasama serta koordinasi antar instansi terkait dapat ditingkatkan dalam menekan banyaknya barang-barang ilegal yang ada di Kepulauan Meranti dan Bengkalis.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini